Lepas 330 Jamaah Haji , Bupati Kulon Progo Pesankan Keikhlasan Beribadah

Kulon Progo, suarapasar.com : Bupati Kulon Progo, Dr. H. R. Agung Setyawan, ST., M.Sc., MM melepas 330 jamaah haji asal Kabupaten Kulon Progo berangkat ke tanah suci.

Pelepasan dilaksanakan di Masjid Agung Wates Rabu (21/5/2025).

Dalam sambutannya , Bupati mengucapkan selamat kepada jamaah haji yang telah terpilih dan mendapatkan kesempatan untuk berangkat ke tanah suci.

“Ini adalah satu karunia besar yang tidak semua orang mendapat kesempatan. Bisa jadi secara fisik dan material mampu, tetapi kalau tidak mendapatkan hidayah maka kesempatan itu tidak ada,” ungkap Agung Setyawan dalam sambutannya pada pelepasan haji di Masjid Agung Wates, Rabu (21/5/2025).

Bupati juga berpesan agar para jamaah menjalani ibadah dengan penuh ikhlas dan syukur.

“Insya Allah perjalanan ini mulai dari rumah hingga ke tanah suci adalah dicatat ibadah oleh Allah. Ibadah haji merupakan hidayah dari Allah SWT. Maka jalanilah dengan ikhlas, penuh rasa syukur bukan karena embel-embel yang lainya,” kata Bupati.

Bupati juga berharap para jamaah haji selain mendoakan diri sendiri juga mendoakan para pemimpin bangsa.

“Kami berharap bapak ibu berangkat haji tanpa beban. Terus menjaga kesehatan, fisik, pola makan, dan ibadah. Silahkan berdoa dengan tulus untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, mendoakan para pemimpin agar dapat mampu mewujudkan baldatun thayibatun warabbun ghafur,” harapnya.

Para jamaah juga diminta senantiasa menjaga nama baik daerah dan negara.

“Mari saling menjaga kekompakan, tolong menolong, serta membawa nama baik daerah dan Negara,” pungkas Agung Setyawan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kulon Progo, Wahib Jamil menjelaskan ada dua orang jamaah haji Kulon Progo yang mengundurkan diri dan tidak jadi berangkat pada tahun 2025 ini. Sehingga tahun 2025 ini Kulon Progo memberangkatkan sejumlah 330 jamaah haji.

Jamaah yang mengundurkan diri atas nama Siti Anisah asal Kapanewon Samigaluh dengan alasan menunggu dan merawat suaminya yang sedang sakit dan Sumardiyana jamaah haji asal Kapanewon Galur sedang sakit dan sedang dirawat.

“Nanti keduanya akan didaftarkan untuk berangkat ibadah haji tahun depan. Namun kita masih menunggu kebijakan haji tahun 2026 dari pemerintah pusat,” imbuh Jamil.

Untuk kuota yang kosong karena 2 orang yang mengundurkan diri ini akan diisi jamaah kriteria kuota cadangan yang sudah melunasi biaya haji dan siap berangkat.

“Gantinya berasal dari Sleman dan Bantul,” kata Wahib Jamil.

Wahib Jamil juga terus berpesan kepada para petugas haji untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah mengingat jamaah haji Kulon Progo mayoritas lansia.

“75 persen jamaah kita lansia. Untuk itu kami selalu pesankan kepada semua petugas untuk lebih sabar dalam pelayanan. Mari berikan pelayanan yang terbaik serta ramah kepada seluruh jemaah. terutama terhadap jemaah lansia dan disabilitas. Semoga sukses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” pesan Wahib Jamil. (Wds/ drw)