Kulon Progo, suarapasar.com : Sebanyak 330 jamaah haji asal Kabupaten Kulon Progo yang tergabung dalam Kloter 68 SOC tiba dengan selamat di tanah air dan disambut secara resmi dalam acara penyambutan di Masjid Agung Kulon Progo, Rabu (2/7/2025) malam.
Kepala Kantor Kementrian Agama Kulon Progo, M Wahib Jamil menjelaskan jumlah jamaah haji Kulon Progo tahun ini terdiri dari 147 laki-laki dan 183 perempuan. Jamaah tertua bernama Hadi Siswoyo (86 tahun) dari Kapanewon Galur, sementara jamaah termuda adalah Rafi Alkhamdika Nugraha (19 tahun) juga dari Kapanewon Galur.
Seluruh jamaah haji Kulon Progo telah menjalani rangkaian ibadah dengan lancar dan pulang dalam keadaan sehat dan selamat. Proses pemulangan berjalan tertib dan tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah tidak ada yang dalam kondisi sakit. Jamaah haji selama perjalanan ibadah haji semua jamaah telah melaksanakan semua rukun wajib sunah-sunahnya sesuai dengan kondisi masing-masing. Kemudian barang bawaan mereka, alhamdulillah semuanya terkendali, tidak ada halangan-halangan tertentu, sehingga saat ini para jamaah sudah bisa bertemu dengan keluarga,” jelas Wahib Jamil.
“Kami bersyukur karena seluruh proses ibadah hingga kepulangan berjalan baik. Ini tentu berkat kerjasama dan kedisiplinan para jamaah, serta kerja keras tim petugas haji. Kami juga berterima kasih atas dukungan Pemkab Kulon Progo selama proses ini,” imbuhnya.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengungkapkan rasa haru, bahagia, dan syukur yang mendalam dalam menyambut kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Kulon Progo Tahun 1446 Hijriah dan kembali ke Kulon Progo dalam keadaan sehat dan selamat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo, saya mengucapkan selamat datang dan selamat kembali kepada seluruh jamaah haji. Kehadiran Bapak dan Ibu di tengah masyarakat menjadi kebahagiaan dan kebanggaan bagi kami semua,” ujar Agung.
Agung juga menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh jamaah telah menjalani perjalanan spiritual yang penuh makna di Tanah Suci. Ia berharap seluruh jamaah meraih predikat haji yang mabrur serta membawa manfaat spiritual bagi lingkungan sekitar.
“Semoga pengalaman selama di Makkah Al-Mukarramah membawa peningkatan keimanan dan ketakwaan. Kami berharap kehadiran Bapak dan Ibu di tengah masyarakat menjadi teladan, sumber inspirasi, serta cahaya kebaikan yang terus menyinari lingkungan keluarga dan masyarakat luas,” lanjutnya. (wds/drw)








