Yogyakarta (15/04/2026), suarapasar.com – Sebanyak 3.830 jemaah haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 H. Jumlah ini meningkat signifikan setelah adanya tambahan kuota sebanyak 601 jemaah dari sebelumnya 3.147 jemaah.
Wagub DIY, Sri Paduka Paku Alam X, menyebut musim haji 1447 H sangat istimewa karena menjadi momentum perdana tata kelola di bawah Kementerian Haji dan Umrah RI. Selain diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta, jemaah juga akan merasakan inovasi model hotel haji yang menjadi yang pertama di Indonesia.
“Jemaah haji DIY musim ini menjadi yang pertama diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta dan akan merasakan pengalaman baru melalui penerapan model hotel haji, yang merupakan inovasi pertama di Indonesia,” ujar Sri Paduka pada acara Pamitan Haji DIY Tahun 1447 H Rabu (15/04) di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Selain peningkatan kuota, kesiapan teknis penyelenggaraan haji juga dinilai matang. Total jemaah yang berangkat mencapai 3.830 orang, termasuk petugas dan mutasi, dengan 187 di antaranya merupakan jemaah prioritas lansia.
Secara demografis, jemaah didominasi kelompok usia 46–60 tahun sebanyak 1.721 orang, disusul usia 61–75 tahun sebanyak 1.321 orang. Sementara itu, jemaah termuda berusia 14 tahun dan tertua mencapai 102 tahun, menunjukkan keberagaman profil jemaah DIY tahun ini.
Rencananya, sebanyak 11 kloter akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Untuk menunjang mobilitas di Tanah Suci, jemaah akan difasilitasi bus shalawat yang beroperasi selama 24 jam, terutama bagi jemaah yang menempati hotel di kawasan Misfalah, Makkah.
Seluruh jemaah juga telah mengikuti bimbingan manasik, baik secara tatap muka maupun daring, guna memastikan kesiapan mental dan fisik sebelum keberangkatan.
Menghadapi kondisi global, Sri Paduka juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah. “Semoga diberikan kelancaran dan keselamatan saat berangkat, selama melaksanakan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, hingga kembali lagi ke tanah air dengan selamat, sehat, dan memperoleh menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Dengan dukungan petugas haji daerah yang telah menjalani pembekalan intensif, penyelenggaraan haji DIY tahun ini diharapkan berjalan lancar. Fokus utama pelayanan diarahkan pada kesehatan jemaah, terutama lansia, dengan mengusung semangat “Berangkat Sehat, Pulang Sehat”.(prg,wur)








