Samsat Sleman Hadirkan Layanan Samsat Goes to Factory di PT Mitra Adi Jaya

Sleman, suarapasar.com — Tim Pembina Samsat Sleman menyelenggarakan kegiatan layanan Samsat On Call melalui program Samsat Goes to Factory pada Senin (11/5/2026) di lingkungan PT Mitra Adi Jaya, Jalan Raya Berbah, Sumber Kidul, Kalitirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Action Plan Sigap Instansi serta Komitmen Bersama Patuh Pajak yang diwujudkan melalui pendekatan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya wajib pajak di lingkungan perusahaan.

Melalui program Samsat Goes to Factory, masyarakat diberikan kemudahan akses pembayaran pajak kendaraan bermotor secara langsung di lokasi kerja tanpa harus datang ke kantor Samsat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

Selain layanan pembayaran pajak, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor dan manfaat pembayaran SWDKLLJ sebagai perlindungan dasar bagi pengguna jalan. Petugas turut memberikan informasi terkait kemudahan layanan pembayaran pajak secara digital sebagai alternatif pembayaran yang praktis dan efisien.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Dony Surya Wardhana selaku Kepala Personalia PT Mitra Adi Jaya, Ekho Adhy Wahyu Heryanjaya selaku Kasi Pembukuan dan Penagihan KPPD Samsat Sleman, serta M. Fauzi Zamzam selaku Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Sleman.

Sinergi antarinstansi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, sebanyak 25 wajib pajak memanfaatkan layanan pembayaran PKB dan SWDKLLJ secara langsung di lokasi kegiatan. Capaian tersebut menunjukkan antusiasme dan respons positif masyarakat terhadap program pelayanan jemput bola yang dihadirkan Samsat Sleman.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan kendaraan bermotor dapat terus meningkat, sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan PKB dan SWDKLLJ serta peningkatan collection rate di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

M. Fauzi Zamzam menyampaikan bahwa program Samsat Goes to Factory merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pekerja di lingkungan perusahaan.

“Pendekatan jemput bola seperti ini mampu memberikan kemudahan akses bagi wajib pajak yang selama ini memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor Samsat, sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kepatuhan administrasi kendaraan dan perlindungan dasar melalui SWDKLLJ.

“Dengan adanya sosialisasi yang dilakukan secara langsung, diharapkan masyarakat dapat memahami manfaat dari kepatuhan pajak, baik dari sisi legalitas kendaraan maupun perlindungan saat terjadi risiko kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Lebih lanjut, M. Fauzi Zamzam berharap program Samsat Goes to Factory dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak perusahaan dan instansi lainnya.

Menurutnya, sinergi antara Samsat, Jasa Raharja, dan pihak perusahaan menjadi kunci dalam meningkatkan tingkat kepatuhan wajib pajak serta optimalisasi penerimaan daerah demi mendukung pembangunan dan keselamatan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.(ags,prg)