Jasa Raharja Lakukan Survei Ahli Waris Korban Kecelakaan di Gamping Sleman

Sleman, suarapasar.com — PT Jasa Raharja melaksanakan survei ahli waris korban kecelakaan lalu lintas pada Rabu, 29 April 2026, di Jatisawit RT 12, Balecatur, Gamping, Sleman. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketepatan penyaluran santunan sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Survei dilakukan terhadap ahli waris korban meninggal dunia atas nama Suwarto untuk memastikan keabsahan data ahli waris dan kelengkapan administrasi yang diperlukan dalam proses pencairan santunan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan proses penyaluran santunan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan mampu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Selain aspek administrasi, petugas juga memberikan dukungan moral dan pendampingan kepada ahli waris agar tetap kuat dan mampu mandiri secara ekonomi. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya administratif, tetapi juga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, petugas turut memberikan edukasi mengenai pentingnya tertib pembayaran pajak kendaraan bermotor serta manfaat Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Ahmed Ershad Bafadal selaku Staf Administrasi Tingkat II KPJR Tingkat II Sleman bersama ahli waris Rita Sukamti yang merupakan istri almarhum Suwarto.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.

Ahmed Ershad Bafadal menyampaikan bahwa survei ahli waris menjadi bagian penting dalam memastikan santunan diberikan kepada pihak yang benar-benar berhak menerimanya.

Ia menegaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara cermat untuk memastikan keabsahan data ahli waris dan kelengkapan administrasi sehingga penyaluran santunan dapat dilakukan tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Ahmed menjelaskan bahwa selain verifikasi administrasi, Jasa Raharja juga hadir untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. Menurutnya, pendekatan humanis diperlukan agar ahli waris merasa didampingi dalam menghadapi situasi sulit sekaligus tetap mampu melanjutkan kehidupan secara mandiri.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor, termasuk pembayaran pajak kendaraan dan SWDKLLJ. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dapat dirasakan secara optimal.(ags,prg)