Wagub DIY Dorong PKB Perkuat Edukasi Sosial dan Toleransi di Masyarakat

Yogyakarta, suarapasar.com — Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X, berharap Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB DIY) dapat berperan aktif dalam memperluas edukasi kepada masyarakat, tidak hanya dalam aspek politik, tetapi juga sosial dan toleransi.

Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan DPW PKB DIY di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Kamis (23/04/2026). Sri Paduka menilai PKB memiliki peran strategis tidak hanya sebagai partai politik, tetapi juga sebagai wadah pembinaan umat.

“PKB tidak hanya menyalurkan aspirasi, tetapi juga memiliki fungsi pembinaan umat. Kami titip masyarakat untuk terus diedukasi agar semakin maju,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa cita-cita utama pembangunan DIY adalah menciptakan masyarakat yang teredukasi secara menyeluruh. Untuk itu, peran organisasi politik dinilai penting dalam mendukung edukasi publik, termasuk kepada generasi muda.

Selain itu, Wagub juga menyoroti persoalan sosial yang masih terjadi, seperti pernikahan usia dini pada perempuan. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk PKB, untuk aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kesetaraan hak perempuan, khususnya dalam bidang pendidikan.

Sementara itu, Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar, menyampaikan bahwa kunjungannya bersama jajaran pengurus merupakan bagian dari pengenalan kepengurusan baru periode 2026–2031.

Ia mengungkapkan bahwa komposisi kepengurusan saat ini didominasi perempuan dan generasi muda, dengan lebih dari 53 persen pengurus merupakan perempuan.

“Kami fokus pada isu perempuan dan anak muda, termasuk mendorong kesetaraan, perlindungan dari kekerasan, serta peningkatan partisipasi dalam berbagai sektor,” jelasnya.

Umaruddin juga menegaskan komitmen PKB dalam meningkatkan peran perempuan di ruang publik, termasuk politik, serta mendorong generasi muda untuk aktif berkontribusi dalam kehidupan berbangsa guna menghadapi tantangan globalisasi.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik, diharapkan edukasi masyarakat di DIY semakin luas dan mampu memperkuat nilai toleransi, kesetaraan, serta partisipasi aktif warga dalam pembangunan daerah.(prg,wur)