BEM Pesantren Zona Cirebon Apresiasi Polres Bongkar Jaringan Obat Terlarang

Cirebon, suarapasar.com — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren Seluruh Indonesia Zona Cirebon memberikan apresiasi kepada Satnarkoba Polres Cirebon Kota atas keberhasilannya membongkar jaringan peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya.

Koordinator BEM Pesantren Seluruh Indonesia Zona Cirebon, Alexs Gunawan Ramadhan, menilai langkah tegas aparat kepolisian tersebut sebagai bentuk komitmen nyata dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika dan obat berbahaya, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan ketertiban masyarakat.

“Keberhasilan ini patut diapresiasi. Kami melihat adanya keseriusan dan keberanian aparat dalam menindak jaringan yang merusak moral generasi muda. Ini menjadi harapan baru bagi terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan aman,” ujar Alexs.

Ia juga menambahkan bahwa peredaran obat-obatan terlarang tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga mengancam masa depan bangsa. Oleh karena itu, sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan santri, dinilai menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran gelap tersebut.

Lebih lanjut, BEM Pesantren Zona Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan santri, untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Edukasi dan kesadaran kolektif menjadi benteng utama dalam menghadapi ancaman tersebut.

Sebagai bentuk dukungan, BEM Pesantren Zona Cirebon menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait dalam mengkampanyekan gerakan anti-narkoba, baik melalui kegiatan edukatif, sosial, maupun keagamaan.

Dengan keberhasilan ini, diharapkan upaya pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang dapat terus ditingkatkan, sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang bersih, sehat, dan berdaya saing tinggi.(prg,wur)