Kulon Progo, suarapasar.com – Anggota DPR RI My Esti Wijayati menegaskan pentingnya menghadirkan layanan pendidikan yang semakin terjangkau bagi seluruh masyarakat. Dalam sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) yang digelar di Taman Budaya Kulon Progo, Sabtu (4/7/2026), ia menyampaikan bahwa salah satu aspirasi yang paling banyak diterima dari masyarakat adalah keinginan agar pendidikan dapat digratiskan hingga jenjang menengah.
Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI tersebut, banyak keluarga berharap biaya pendidikan tidak lagi menjadi beban, khususnya bagi orang tua yang memiliki anak usia sekolah. “Mayoritas masyarakat yang kami temui menginginkan sekolah gratis. Kalau bisa tidak hanya SD dan SMP, tetapi sampai SMA dan SMK,” kata My Esti.
Ia menjelaskan, arah kebijakan pendidikan nasional saat ini juga mulai mengakomodasi harapan tersebut. Putusan Mahkamah Konstitusi yang mengamanatkan pembiayaan pendidikan dasar secara bertahap, baik di sekolah negeri maupun swasta, dinilai menjadi langkah penting untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.
Selain membahas kebijakan pendidikan, My Esti juga memaparkan realisasi bantuan PIP yang telah disalurkan melalui jalur aspirasi. Di Kabupaten Kulon Progo, sekitar 6.000 siswa tercatat menerima bantuan tersebut, sementara total penerima di Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai sekitar 54.000 siswa.
“Untuk Kulon Progo kurang lebih ada 6.000 penerima melalui aspirasi kami. Secara keseluruhan di DIY sekitar 54.000 penerima,” ujarnya.
My Esti mengingatkan agar bantuan yang diterima siswa tidak mengalami pemotongan dalam bentuk apa pun. Ia menegaskan dana PIP merupakan hak peserta didik yang harus diterima secara utuh sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifudin menyampaikan apresiasi atas perhatian My Esti Wijayati terhadap dunia pendidikan di Kulon Progo. Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya melalui bantuan PIP dan KIP, tetapi juga lewat program revitalisasi sejumlah sekolah yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana.
“Kami mengapresiasi dan berterima kasih karena selama ini Ibu My Esti Wijayati terus mengalokasikan anggaran untuk PIP, KIP, maupun program revitalisasi sekolah di Kulon Progo,” ujar Aris.
Aris juga menyebut cakupan penerima PIP di Kulon Progo sudah cukup luas, meski masih terdapat sejumlah siswa di sekolah luar biasa dan madrasah yang belum seluruhnya terakomodasi dalam program tersebut.
“Kami berharap program bantuan pendidikan dan rehabilitasi sekolah dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak siswa dan satuan pendidikan yang memperoleh manfaat,” pungkas Aris.(prg,wur)








