Dua Dekade Forum Rohis Kulon Progo, Perkuat Pembinaan Pelajar dan Tebar Kepedulian Sosial

Kulon Progo, suarapasar.com – Forum Rohis Kabupaten Kulon Progo (Forku) memperingati hari lahir ke-20 dengan menggelar pengajian sekaligus peringatan Tahun Baru Islam di Aula PLHUT Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Ahad (28/6/2026). Momentum dua dekade organisasi tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan generasi muda sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo H.M. Wahib Jamil, jajaran Kementerian Agama, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kementerian Haji dan Umrah, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Balai Pendidikan Menengah, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kulon Progo, unsur TNI-Polri, pengurus sekolah, hingga Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Forum Rohis Kulon Progo.

Selain itu, sekitar 22 SMA dan SMK di Kabupaten Kulon Progo turut mengirimkan delegasi siswa. Kegiatan juga diikuti perwakilan Forum Rohis dari Kota Yogyakarta, Bantul, Sleman, dan Gunungkidul.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kulon Progo, Wahib Jamil, mengapresiasi kiprah Forum Rohis yang selama dua dekade menjadi wadah pembinaan karakter dan keagamaan bagi pelajar.

“Apresiasi yang tinggi terhadap Forku yang telah menjadi wadah bagi pelajar muslim Kulon Progo dalam membentengi diri dari hal-hal negatif. Teruslah menebar kebaikan di masyarakat, terutama bagi kalangan generasi muda,” ujarnya.

Ia berharap para anggota Rohis mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki sikap moderat dalam beragama dan berakhlak mulia.

“Jadilah generasi muda yang maju secara ilmu, dan moderat dalam beragama. Pemuda yang berkarakter dan berakhlak mulia akan menjadi generasi penerus bangsa dan pemimpin masa depan,” tambahnya.

Ketua Umum Forum Rohis Kulon Progo, Henri Nurohman, mengatakan peringatan milad ke-20 menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan serta memperluas kontribusi organisasi di tengah masyarakat.

“Peringatan milad ini bukan sekadar seremonial, melainkan tonggak bagi kami untuk semakin mempererat ukhuwah serta memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pengurus dan kader Forum Rohis melaksanakan bakti sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah Tuksono, Sentolo. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang ingin terus dikembangkan oleh organisasi.

Henri berharap sinergi yang telah terjalin dengan berbagai instansi dapat terus diperkuat sehingga pembinaan generasi muda tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Sinergi yang kuat antarinstansi serta aksi nyata di lapangan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Kulon Progo yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” pungkasnya.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Khairil Mursyidin mengajak seluruh kader Rohis menjadikan usia dua dekade organisasi sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persatuan.

“Dua dekade perjalanan ini harus menjadi momentum penting bagi seluruh kader Rohis, yakni untuk terus konsisten memperkuat nilai keagamaan, menjaga persatuan, serta menjadi pelopor kebaikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tuturnya.

Melalui peringatan milad ke-20 tersebut, Forum Rohis Kulon Progo berharap dapat terus menjadi wadah pembinaan karakter pelajar yang aktif, religius, dan peduli terhadap masyarakat, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.(prg,wur)