DIY Siap Jadi Tuan Rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026

Yogyakarta (20/07/2026), suarapasar.com – Daerah Istimewa Yogyakarta dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan 1st Asian Gym for Life Challenge 2026 yang akan berlangsung pada 15–19 Oktober 2026. Menyambut ajang internasasional tersebut, Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, berharap kegiatan ini dapat melibatkan penyandang disabilitas sebagai bagian dari semangat olahraga yang inklusif.

“Terima kasih karena telah memilih Jogja sebagai lokasi penyelenggaraan acara. Tentu harapannya, cabang olahraga Gymnastics for All (GFA) yang akan diusung pada acara ini dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas. Dan jika memungkinkan, saya berharap teman-teman difabel di DIY juga diajak berpartisipasi,” ungkap Sri Paduka saat menerima pengurus Federasi Gimnastik Indonesia.

Dalam pertemuan di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan Yogyakarta pada Senin (20/07) ini, Sri Paduka mengatakan, sebagai daerah yang inklusif, Pemda DIY selalu mendorong adanya partisipasi dari para penyandang disabilitas. Selain itu, komunitas-komunitas di DIY juga bisa diundang untuk memeriahkan acara, utamanya komunitas yang dekat dengan GFA, seperti klub senam, dansa, ataupun tari.

“Semoga acara ini nantinya berjalan lancar, dan olahraga Gymnastics for All bisa lebih dikenal. Manfaatkan pula media digital untuk semakin menggaungkan acara maupun cabang olahraga ini,” imbuh Sri Paduka.

Sebagai informasi, GFA adalah cabang olahraga senam rekreasi yang inklusif, terbuka untuk semua kalangan, tanpa memandang batasan usia, kemampuan, atau latar belakang. Cabang olahraga ini juga bersifat nonkompetitif sehingga dapat diikuti seluruh kalangan tanpa memandang usia, jenis kelamin, maupun kemampuan. Disiplin ini lebih menitikberatkan pada kebugaran, kesenangan, persahabatan, serta penampilan kelompok yang mengedepankan semangat rekreasi dan gaya hidup sehat melalui gerakan gimnastik.

Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati Irawan, mengatakan bahwa Yogyakarta dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan 1st Asian Gym for Life Challenge 2026 karena memiliki daya tarik sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan ajang ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sport tourism sekaligus memperkuat sektor olahraga dan pariwisata nasional.

“Kami melihat Jogja memiliki potensi besar dalam pengembangan sport tourism, sekaligus kami ingin mendukung program pemerintah di sektor olahraga dan pariwisata,” imbuhnya.

Ita mengungkapkan, sampai saat ini sudah ada tujuh negara yang mengkonfirmasi akan turut serta pada 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Beberapa di antaranya ialah Denmark, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan Sri Lanka. Ia pun berharap, 1st Asian Gym for Life Challenge 2026 dapat menjadi sarana promosi budaya dan pariwisata Indonesia di mata internasional melalui perpaduan olahraga, pertunjukan, dan aktivitas komunitas.

“Acara ini diperkirakan akan melibatkan sekitar 500 orang. Acara sendiri akan kami adakan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Dan untuk memeriahkan rangkaian kegiatan, akan kami adakan acara senam bersama sebagai pra acara,” paparnya.(ags,prg)