Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) secara resmi meluncurkan Program Pengabdian Masyarakat Skema Khusus Edukasi dan Mitigasi Bencana bekerja sama dengan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY). Kegiatan launching digelar di Bumi Perkemahan Babarsari, Rabu (4/2), dan diikuti anggota Pramuka dari seluruh kabupaten/kota di DIY.
Ketua Pelaksana Pengabdian dari DRP UMY, Dr. drg. Laelia Dwi Anggraini, SP.KGA., menjelaskan program ini melibatkan 16 dosen UMY yang secara khusus ditugaskan memberikan edukasi kebencanaan serta mitigasi risiko bencana kepada anggota Pramuka di DIY. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari skema khusus pengabdian masyarakat UMY yang berfokus pada edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.
Selain edukasi kebencanaan, DRP UMY juga menyerahkan hibah pengelolaan sampah mandiri kepada Kwarda DIY dan Kwartir Cabang Sleman. Hibah ini menjadi pilot project pengelolaan sampah berbasis keluarga yang diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa mitigasi bencana dapat dimulai dari lingkungan terdekat melalui pengelolaan sampah yang baik.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UMY, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag., menekankan bahwa mitigasi bencana tidak hanya berkaitan dengan bencana alam, tetapi juga bencana sosial yang kerap muncul akibat perilaku manusia. Menurutnya, edukasi dan literasi menjadi kunci untuk meminimalkan dampak sosial yang muncul saat dan pascabencana.
Sementara itu, Ketua Kwarda DIY, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu, menyambut positif kolaborasi tersebut dan menilai kerja sama dengan UMY sebagai langkah strategis dalam membangun ketangguhan generasi muda menghadapi risiko bencana. Ia menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana dan pengelolaan sampah dengan prinsip reduce, reuse, dan recycle sebagai bagian dari keseharian Pramuka.
Launching Program Pengabdian Masyarakat Skema Khusus Edukasi dan Mitigasi Bencana ini secara resmi dibuka oleh GKR Hayu dan ditandai dengan penyerahan hibah pengelolaan sampah secara simbolis. Melalui program ini, UMY dan Kwarda DIY berharap dapat menciptakan ekosistem edukasi kebencanaan yang berkelanjungan serta menjadikan Gerakan Pramuka sebagai garda terdepan dalam membangun masyarakat yang tangguh, sadar risiko, dan peduli lingkungan.(prg,wur)







