Yogyakarta (03/02/2026), suarapasar.com – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (02/02).
Kehadiran pimpinan Pemda DIY dalam forum strategis tersebut menegaskan komitmen daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mengimplementasikan program prioritas nasional menuju Indonesia Emas 2045. Pemda DIY menyatakan kesiapan berkolaborasi mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Koperasi Merah Putih, pengentasan kemiskinan, serta pengelolaan sampah terpadu berbasis zero waste yang sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan di DIY.
Rakornas 2026 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” dan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Forum ini menjadi wadah penyelarasan kebijakan nasional agar implementasinya efektif dan merata hingga ke daerah.
“Hati saya bergetar melihat semangat saudara-saudara sekalian. Jika semangat ini sungguh berasal dari kalbu yang paling dalam, saya yakin masa depan bangsa kita aman dan kita akan berhasil,” ujar Presiden Prabowo.
Dalam arahannya, Presiden memaparkan strategi transformasi bangsa melalui delapan misi Asta Cita, 17 program prioritas, serta program hasil terbaik cepat. Presiden menegaskan swasembada pangan dan energi sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup rakyat, termasuk kecukupan pangan bergizi, layanan kesehatan, pendidikan merata, dan penghasilan layak. Presiden juga menekankan kepemimpinan sebagai bentuk pengabdian serta pentingnya kewaspadaan nasional menghadapi dinamika global, termasuk penanganan sampah terpadu melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan Rakornas merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk memperkuat kesamaan gerak pusat dan daerah. Tahun 2026 menjadi tahun kedua RPJMN 2025–2029 yang memerlukan sinergi lebih kuat guna mengoptimalkan capaian pembangunan.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 diikuti 4.011 peserta dari unsur pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta Forkopimda. Pemda DIY memandang Rakornas ini sebagai momentum strategis memperkuat kolaborasi lintas pemerintahan agar kebijakan nasional dapat diimplementasikan adaptif sesuai karakteristik daerah demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.(prg,wur)








