Sleman, suarapasar.com — Samsat Sleman kembali menghadirkan layanan unggulan “Jejaka Goes To Ruwahan Nandan” sebagai upaya mendekatkan pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan kepada masyarakat. Layanan jemput bola ini dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Serbaguna Kalurahan Nandan.
Layanan Jejaka (Jemput Pajak Kendaraan) memungkinkan wajib pajak melakukan pembayaran PKB tahunan secara door-to-door tanpa harus datang ke kantor Samsat induk. Layanan ini dapat dilaksanakan atas permohonan kantor atau komunitas dengan minimal 5 hingga 10 kendaraan bermotor berpelat AB Sleman. Pelaksanaannya kali ini diselaraskan dengan tradisi Ruwahan di Dusun Nandan, sehingga memanfaatkan momen berkumpulnya warga untuk menghadirkan layanan publik secara langsung di tengah masyarakat.
Kegiatan Jejaka Goes To Ruwahan Nandan dihadiri oleh Kepala Seksi Pendataan dan Penagihan KPPD Samsat Sleman, Ekho Adhy Wahyu Heryanjaya, didampingi Yulisiswanti dan Suradi selaku Staf KPPD Samsat Sleman. Dukungan juga datang dari PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta melalui kehadiran Leslie Anne Andriani selaku LBJR Kanwil D.I. Yogyakarta.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta, Regy Wijaya, menyampaikan apresiasi atas inovasi layanan jemput bola yang terus dikembangkan oleh Tim Pembina Samsat Sleman. Ia menilai pendekatan layanan yang dekat dengan aktivitas masyarakat mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara efektif.
“Mari kita bersama-sama taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor tepat waktu, karena setiap rupiah yang dibayarkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. PKB menjadi salah satu sumber penting pembangunan daerah, mulai dari perbaikan dan pemeliharaan jalan, peningkatan fasilitas transportasi, hingga mendukung pelayanan publik yang lebih baik. Selain itu, pembayaran SWDKLLJ juga memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Dengan taat pajak kendaraan, kita tidak hanya memenuhi kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga turut berkontribusi menciptakan keselamatan, kenyamanan, dan kesejahteraan bersama,” tutup Regy Wijaya.(ags,prg)








