JCW Desak Polresta Yogyakarta Usut Dugaan Pungli di Kawasan Full Pedestrian Malioboro

Yogyakarta  suarapasar.com : Jogja Corruption Watch (JCW) meminta Polresta Yogyakarta melakukan penyelidikan terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi saat penerapan full pedestrian di jalur Jalan Pabringan menuju Pasar Sore Malioboro. Dugaan ini muncul meski di area tersebut tampak petugas Dishub dan Satpol PP berjaga.

Baharuddin Kamba, Deputi Bidang Pengaduan Masyarakat JCW mengatakan jika praktik pungli dibiarkan, masyarakat terutama pengguna kendaraan menjadi pihak yang dirugikan.

“perlu adanya pembinaan terhadap oknum yang diduga terlibat, sementara langkah hukum menjadi opsi terakhir. Namun apabila pelaku tetap membandel, penegakan hukum tegas tanpa tebang pilih harus diterapkan,” kata Baharuddin Kamba dalam keterangan tertulis Selasa (2/12/2025).

Baharuddin Kamba Baharuddin Kamba, Deputi Bidang Pengaduan Masyarakat JCW sudah saatnya penerapan full pedestrian di kawasan Malioboro juga dibarengi dengan pengawasan yang ketat agar tidak terjadi pungli maupun parkir liar yang justru menambah kemacetan.

JCW juga menekankan pentingnya ketersediaan kanal pengaduan yang responsif, baik terkait parkir maupun pungli, agar keluhan warga dapat segera ditindaklanjuti dan tidak perlu viral lebih dahulu di media sosial.

“Kemarin teman saya dari Solo berkunjung ke kawasan Malioboro mengeluhkan penerapan full pedestrian karena memperparah kemacetan. Situasi ini menjadi perhatian terutama menjelang liburan sekolah, Natal, dan Tahun Baru, ketika jumlah wisatawan yang datang ke Yogyakarta diprediksi meningkat, termasuk ke kawasan Malioboro,” papar Baharuddin Kamba, Deputi Bidang Pengaduan Masyarakat JCW. (wds/drw)