Yogyakarta, suarapasar.com – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyerahkan secara simbolis bantuan perbaikan rumah kepada Darsono, warga Jalan Pugeran Suryodiningratan MJ 2/203 RT 7 RW 2, Kelurahan Suryodiningratan, Kemantren Mantrijeron, Yogyakarta. Bantuan yang diberikan yaitu sebesar Rp 20 juta dari Baznas Kota Yogyakarta, Rp 2,5 juta dari dana swadaya masyarakat, dan bantuan pribadi Walikota Hasto Wardoyo berupa 20 sak semen.
Saat melihat kondisi rumah Darsono, Hasto mengajak seluruh pihak untuk menghayati realita kehidupan yang dialami keluarga Darsono.
“Keluarga Pak Darsono tidur di satu ruangan berempat. Kalau kita ingin menghayati kemiskinan, harus melihat langsung kondisi seperti ini,” kata Hasto.
Hasto menambahkan rumah milik Darsono kini hanya tersisa separuh karena sebagian telah dijual untuk biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, kondisi rumah yang sempit, lembab, dan tidak terpisah antara area tidur dan kamar mandi menjadikan rumah ini masuk kategori tidak layak huni.
Dalam kesempatan itu, Hasto kembali menekankan pentingnya solidaritas sosial antarwarga untuk membantu sesama yang membutuhkan.
“Di Kota Yogyakarta banyak yang hidup dalam penderitaan dengan rumah sempit dan belum layak. Kesenjangan sosial di kota ini juga tergolong tinggi. Mari kita gotong royong membantu sesama,” ajaknya.
Penerima bantuan RTLH, Darsono, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, terima kasih bantuan dan perhatian pemerintah Kota Yogya, Pak Walikota. Semoga bantuan ini dapat menjadi berkah dan panjang umur. Tentu saya sangat senang dan akan lebih semangat lagi menjalani hidup,” katanya. (prg,wur)








