Yogyakarta (16/12/2025), suarapasar.com – Manggala Prajurit Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, KPH Notonegoro, menerima para abdi dalem prajurit Keraton yang telah menuntaskan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) yang difasilitasi oleh Lanal Yogyakarta. Program Latsarmil Komcad dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter prajurit Keraton yang lebih progresif dan berdisiplin, sehingga mampu menjadi panutan bagi masyarakat Yogyakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan KPH Notonegoro dalam acara Serah Terima Prajurit Komponen Cadangan Lanal TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Plataran Bangsal Kamandungan Keraton Yogyakarta, Selasa (16/12). Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Psikologi TNI AL Laksma TNI Wisnu Agung Priyambodo dan Komandan Pangkalan TNI AL Yogyakarta Kolonel Mar Hafied Indrawan.
“Hari ini kita menerima prajurit yang sudah selesai Latsarmil Komcad dari angkatan kedua. Dilihat dari angkatan pertama, mereka terbukti memiliki nilai lebih dibandingkan teman-teman yang belum ikut. Kami berharap dengan bertambahnya prajurit keraton yang mengikuti Latsarmil Komcad, akan membawa disiplin yang baru, etos kerja yang baru, sikap yang baru bagi prajurit di Keraton Yogyakarta,” jelas KPH Notonegoro seperti dikutip dari laman Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dengan mempertimbangkan banyaknya pelaku tradisi Bregada yang tersebar di berbagai wilayah Yogyakarta, KPH Notonegoro menekankan pentingnya peran prajurit Keraton lulusan Komcad sebagai teladan. Prajurit Keraton diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Pelatihan ini pun direncanakan berlangsung berkelanjutan dan terbuka bagi seluruh prajurit Keraton.
“Lebih lanjut kita ingin supaya prajurit Keraton dapat menjadi teladan bagi para pelaku tradisi Bregada yang ada di Yogyakarta. Bagaimana harus bersikap sebagai seorang prajurit dan bagaimana harus bersikap sebagai orang Jogja. Itu yang kami harapkan,” pungkasnya.
KPH Notonegoro juga menegaskan pentingnya kerja sama berkelanjutan antara Keraton Yogyakarta dan TNI AL dalam pembinaan prajurit Keraton. Sinergi tersebut meliputi penguatan mental keprajuritan, jiwa korsa, disiplin, serta semangat bela negara agar prajurit Keraton semakin unggul dan terlatih.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Psikologi TNI AL, Laksma TNI Wisnu Agung Priyambodo, menyampaikan upaya TNI AL dalam membentuk prajurit yang berkarakter kuat, sehat secara mental, serta tangguh secara fisik dan intelektual. “Kami membantu agar para prajurit Jogja dapat menjadi prajurit yang Tanggap, Tanggon dan Trengginas. Karena biar bagaimanapun, Indonesia adalah bangsa maritim yang besar dan ini harus kita jaga betul untuk mencapai Indonesia Emas di tahun 2045,” imbuhnya.
Wisnu menambahkan bahwa kesehatan mental prajurit memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya dan tradisi Yogyakarta. Senada dengan hal tersebut, Komandan Lanal Yogyakarta Kolonel Mar Hafied Indrawan menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama ini sebagai bagian dari peran FORKOPIMDA dalam membantu pemerintah daerah. “Ini merupakan tugas kami sebagai bagian dari FORKOPIMDA untuk membantu pemerintah daerah. Pengiriman beberapa abdi dalem untuk dilatih menjadi Komcad akan menumbuhkan mental, kedisiplinan dan jiwa korsa yang tentunya berdampak positif bagi rakyat Yogyakarta,”(prg,wur)






