Sri Paduka Tekankan Pentingnya Menyeimbangkan Hobi dengan Prestasi

Yogyakarta (24/09/2025), suarapasar.com – Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, menegaskan perlunya keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab bagi generasi muda. Hal ini ia sampaikan saat menerima kunjungan SMA Kesatuan Bangsa pada Rabu (24/09) di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Menurut Sri Paduka, anak-anak sebaiknya diberi ruang untuk berkembang sesuai usia, termasuk dalam menyalurkan minat dan hobi. Namun, kebebasan itu tetap harus diimbangi dengan tanggung jawab serta kontribusi positif di lingkungan sekitar.

“Anak-anak harus bisa berkembang, bebas memilih kesukaan atau hobi masing-masing, tapi harus bertanggung jawab. Main game boleh, tapi tetap harus ada tanggung jawab. Apapun yang dilakukan harus keep on the track dan menunjukkan progres,” pesan Sri Paduka.

Sri Paduka juga menekankan bahwa kemampuan akademik (hard skill) penting dilengkapi dengan keterampilan lunak (soft skill) seperti komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan. Ia menilai generasi muda sudah memiliki semangat tinggi, tetapi harus terus berusaha memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Secara hard skill, anak-anak sekarang sudah bagus. Nah soft skill-nya juga harus bagus. Generasi muda harus punya semangat, dan jangan lupa berusaha memberikan kontribusi juga,” imbuhnya.

Kepala Sekolah SMA Kesatuan Bangsa, Husen Abdillah, menyampaikan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah memperoleh motivasi dan arahan langsung dari Sri Paduka bagi para siswa berprestasi. Ia berharap kesempatan tersebut dapat memperluas wawasan dan menumbuhkan semangat kontribusi para siswa.

“Alhamdulillah tahun ini kami mendapatkan prestasi di ajang internasional pada tiga subjek: informatika, astronomi, dan fisika. Kami berharap Bapak Wakil Gubernur dapat memberikan motivasi dan wawasan yang lebih luas tentang pendidikan lanjutan, sehingga anak-anak bisa semakin berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Husen.

Sejauh ini, SMA Kesatuan Bangsa dikenal memiliki banyak program unggulan. Selain konsisten melahirkan peserta Olimpiade Sains Nasional dan internasional, sekolah ini juga menyelenggarakan program pengembangan diri seperti career planning, community service, dan live-in. Prestasi non-akademik di bidang seni juga turut didukung.

“Kesatuan Bangsa ini ibarat paket lengkap. Selain sains, siswa kami juga berprestasi di bidang lain seperti menyanyi tingkat nasional. Jadi anak-anak mendapatkan ruang berkembang secara akademik maupun karakter,” tambahnya.

Husen menambahkan bahwa dukungan dari Pemda DIY sangat terasa. Bentuk dukungan itu antara lain berupa fasilitasi pelatihan siswa menjelang Olimpiade Sains Nasional (OSN) maupun kegiatan pendidikan lainnya di sekolah.

“Alhamdulillah, Pemda DIY sangat mendukung, khususnya di bidang pendidikan. Misalnya, untuk training Olimpiade sebelum OSN, kami juga dilibatkan dalam pelatihan daerah, dan beberapa waktu lalu sekolah kami dipercaya sebagai lokasi ujian. Dukungan moral dan fasilitas dari dinas provinsi maupun kota sangat membantu,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Husen juga memperkenalkan dua siswa berprestasi internasional, yakni Novin Raushan yang meraih medali emas di International Olympiad of Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2025 di Mumbai, serta Gusti Komang Abhika Atmaja yang memperoleh Honorable Mention di International Physics Olympiad (IPhO) 2025 di Prancis. Kedua capaian ini disebutnya sebagai kebanggaan besar, baik bagi sekolah maupun Indonesia.

Lebih lanjut, SMA Kesatuan Bangsa berharap dapat terus berkontribusi di berbagai level, baik daerah, nasional, maupun internasional. Sekolah juga membuka diri untuk menjalin kerja sama agar prestasi siswa semakin terarah dan memberi manfaat nyata bagi bangsa.

“Harapan kami, sekolah ini bisa terus memberi sumbangsih, mengaktualisasikan potensi siswa, serta mendapat dukungan berkelanjutan dari pemerintah. Kami juga membuka diri untuk kerja sama lebih lanjut, agar prestasi anak-anak bisa terus diformalkan dan ditingkatkan,” tutup Husen.(prg,wur)