Yogyakarta, suarapasar.com — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta melakukan monitoring di Terminal Jombor serta sejumlah rumah sakit rujukan pada Senin (23/03/2026) guna memastikan pelayanan kepada masyarakat selama arus balik Idul Fitri berjalan optimal. Kegiatan ini mencakup pemantauan mobilitas penumpang sekaligus penanganan korban kecelakaan lalu lintas di wilayah DIY.
Monitoring dilakukan di Terminal Jombor, RSA UGM, RS Panti Rapih, dan RS Bethesda. Dari hasil pemantauan, arus balik pemudik mulai mengalami peningkatan meski pada Hari H dan H+1 Idul Fitri terpantau relatif landai.
Berdasarkan hasil monitoring di Terminal Jombor, diperoleh informasi bahwa mulai terjadi peningkatan arus balik pemudik meskipun pada Hari H dan H+1 Idul Fitri terpantau relatif landai. Sementara itu, hasil monitoring di rumah sakit menunjukkan adanya korban kecelakaan lalu lintas yang sedang menjalani perawatan di RSA UGM akibat kecelakaan antara sepeda motor dan mobil di wilayah Blabak, Magelang menuju Yogyakarta dengan tanggal kejadian 19 Maret 2026, serta korban pejalan kaki yang tertabrak pengendara sepeda motor di RS Panti Rapih. Adapun di RS Bethesda tidak ditemukan korban kecelakaan lalu lintas per tanggal 23 Maret 2026, dengan informasi bahwa kejadian terakhir tercatat pada 19 Maret 2026. Melalui kegiatan ini, petugas juga telah memberikan arahan kepada korban maupun keluarga korban terkait prosedur dan persyaratan santunan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan monitoring ini juga menjadi sarana edukasi kepada korban dan keluarga terkait prosedur pengajuan santunan, sehingga hak masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat.
Kepala Sub Bagian Iuran Wajib PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I Yogyakarta, Chikhita Kharisma Poetri menyampaikan bahwa kegiatan monitoring di Terminal Jombor serta sejumlah rumah sakit rujukan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama periode arus balik Idul Fitri 1447 H. Melalui kegiatan monitoring ini, perusahaan dapat memperoleh informasi langsung terkait perkembangan mobilitas masyarakat serta kondisi penanganan korban kecelakaan lalu lintas di lapangan.
Chikhita Kharisma Poetri juga menyampaikan bahwa monitoring ke fasilitas pelayanan kesehatan seperti RSA UGM, RS Panti Rapih, dan RS Bethesda menjadi bagian penting dalam memastikan proses pendataan korban kecelakaan lalu lintas berjalan dengan baik serta pelayanan santunan kepada korban dapat dilakukan secara cepat dan tepat sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberikan edukasi secara langsung kepada korban maupun keluarga korban terkait hak santunan yang dapat diterima.(ags,prg)








