Samsat Gunungkidul Gandeng Flask Laundry, Wajib Pajak Dapat Diskon Lewat Program JRku

Gunungkidul, 23 Januari 2026, suarapasar.com – Samsat Gunungkidul menjalin kerja sama dengan Flask Laundry melalui program Kerja Sama Merchant JRku sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang tertib membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), sekaligus upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunungkidul.

Kerja sama tersebut dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Flask Laundry, Jl. Wonosari–Nglipar, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul. Program ini menjadi salah satu inovasi pelayanan Samsat dalam mendorong kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor melalui pemberian insentif dan kemudahan bagi masyarakat.

Melalui program Merchant JRku, Samsat Gunungkidul bersama Flask Laundry memberikan reward berupa diskon sebesar 10 persen dengan minimal transaksi Rp100.000 bagi wajib pajak yang telah patuh membayar PKB dan SWDKLLJ. Program apresiasi ini berlaku hingga 31 Desember 2026 dan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak secara tepat waktu.

Program ini merupakan wujud sinergi tiga instansi dalam sistem Samsat, yaitu PT Jasa Raharja, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan KPPD Samsat Kabupaten Gunungkidul. Kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan pelayanan administrasi kendaraan bermotor yang terpadu, transparan, dan akuntabel, sekaligus menumbuhkan budaya tertib pajak di masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

  1. Jumiati, Pemilik Flask Laundry,
  2. Ratih Prima Marta Hariningtias, Penanggung Jawab Samsat Kabupaten Gunungkidul,
  3. Ricky Permana Putra, Pelaksana Administrasi Tingkat II Samsat Kabupaten Gunungkidul,
  4. M. Chariel Nur Eza, Petugas Administrasi Samsat Kabupaten Gunungkidul.

Pembayaran PKB dan SWDKLLJ secara tertib dan berkelanjutan memiliki peran strategis dalam peningkatan PAD Kabupaten Gunungkidul. Pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor digunakan untuk membiayai pembangunan daerah, seperti perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan, peningkatan sarana dan prasarana transportasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan pelaku usaha lokal seperti Flask Laundry, Samsat Gunungkidul berharap dapat meningkatkan kesadaran bahwa kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui program apresiasi.

Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) memiliki fungsi utama sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Contoh manfaat nyata dari pembayaran PKB antara lain perbaikan kualitas jalan, peningkatan penerangan jalan umum, serta pembangunan fasilitas transportasi yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Sementara itu, pembayaran SWDKLLJ memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan. Apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, korban berhak memperoleh santunan dari Jasa Raharja berupa biaya perawatan medis di rumah sakit, santunan cacat tetap, hingga santunan meninggal dunia. Santunan tersebut bersumber dari dana SWDKLLJ yang dibayarkan oleh masyarakat melalui Samsat.

Melalui kerja sama Merchant JRku dengan Flask Laundry ini, Samsat Gunungkidul berharap tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB dan SWDKLLJ dapat terus meningkat. Program ini juga diharapkan menjadi contoh kolaborasi positif antara instansi pemerintah dan pelaku usaha lokal dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat kesadaran tertib administrasi kendaraan bermotor.

Samsat Gunungkidul berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang memberikan kemudahan, kenyamanan, serta manfaat nyata bagi masyarakat, guna mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Gunungkidul.(ags,prg)