Kulon Progo, suarapasar.com — Kegiatan ekstrakurikuler karawitan di MIN 2 Kulon Progo berlangsung semarak pada Selasa (20/1/2026). Puluhan siswa tampak antusias mengikuti latihan menabuh gamelan sebagai bagian dari upaya madrasah melestarikan budaya Jawa sekaligus membentuk karakter melalui seni musik tradisional.
Usai jam pelajaran berakhir, para siswa bergegas menuju rumah karawitan dengan penuh semangat. Mereka memainkan berbagai instrumen gamelan seperti saron, bonang, hingga gong, sembari mengikuti arahan instruktur untuk menyelaraskan irama dan nada secara harmonis.
Salah satu siswa kelas atas, Khanza Nurun Nabawi menyatakan kegembiraannya mengikuti latihan rutin ini. Ia mengaku merasa bangga bisa mempelajari alat musik warisan leluhur. “Saya sangat senang ikut karawitan. Karena bisa belajar musik tradisional bersama teman-teman. Awalnya memang sulit menghafal notasi. Tetapi kalau sudah kompak bunyinya menjadi sangat bagus. Saya ingin terus belajar supaya nanti bisa tampil di acara madrasah,” ungkap Khanza.
Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. memberikan apresiasi tinggi atas semangat para siswanya. Ekstrakurikuler karawitan bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi menjadi sarana pembelajaran nilai kedisiplinan, kerja sama, serta kepekaan rasa di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah akan terus mendukung penuh kegiatan ini. “Dukungan penuh kami berikan melalui penyediaan fasilitas dan instruktur yang mumpuni. Hal ini agar MIN 2 Kulon Progo mampu mencetak generasi yang cerdas secara akademik, namun tetap rendah hati dan mencintai budaya bangsanya sendiri,” pungkasnya.
Kegiatan ekstrakurikuler karawitan yang digelar rutin setiap Selasa tersebut diharapkan mampu melahirkan bakat-bakat muda di bidang seni tradisional serta mengharumkan nama madrasah di tingkat kabupaten hingga provinsi.(prg,wur)








