Peringatan HUT Ke-80 RI, Bupati Kulon Progo : Teruskan Perjuangan Untuk Kulon Progo Lebih Maju

Upacara Peringatan HUT Ke80 RI di Alun-alun Wates (Dok.Pemkab Kulon Progo)

Kulon Progo, suarapasar.com : Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan mengajak semua elemen masyarakat menjalankan tanggung jawab meneruskan apa yang sudah diwariskan oleh para pejuang kemerdekaan.

Hal itu disampaikan Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-80 RI di Alun-alun Wates, Minggu, (17/8/2025).

Upacara Peringatan HUT Ke80 RI di Alun-alun Wates (Dok.Pemkab Kulon Progo)

Dijelaskan Agung, peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk berkontribusi membangun negeri.

“Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat untuk menjalankan semua peran dan ketugasan kita dengan sebaik-baiknya, untuk harapan yang lebih baik, untuk Kulon Progo yang lebih maju, lebih baik sejahtera dan damai di hari-hari mendatang,” kata Agung.

Usai upacara di Alun-alun Wates, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan menyerahkan secara simbolis remisi umum dan pengurangan masa pidana remisi umum tahun 2025, yang dilaksanakan di Aula Adikarto, Pemkab  Kulon Progo.

Remisi ini diharapkan menjadi berkah yang disyukuri para narapidana penerima remisi. Khusus untuk narapidana yang bebas, Bupati Agung Setyawan berharap mereka dapat segera kembali ke masyarakat dengan aktivitas normal seperti biasa.

“Besar harapan saya, apa yang menjadi kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan memegang kepercayaan negara yang memberikan peluang kebebasan. Ini adalah satu hal yang harus diperjuangkan,” katanya.

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Wates R Gatot Suariyoko menyampaikan bahwa pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI pemerintah memberikan remisi kepada warga binaan Rutan Kelas IIB Wates yang telah memenuhi persyaratan sejumlah 53 penerima remisi umum, dan 52 remisi Dasawarsa.

Dari total penerima remisi, sebagian sudah bebas dikarenakan telah menerima SK Integrasi (pembebasan bersyarat, cuti bersyarat dan cuti menjelang bebas).

Gatot berharap remisi ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik serta kembali ke masyarakat sebagai insan yang berguna.

“Bagi warga binaan kami yang langsung bebas jadilah contoh positif, buktikan bahwa kalian mampu bangkit dan tidak mengulangi kesalahan dimasa lalu,” kata Gatot. (wds/drw)