Cegah Penyakit, Pemkot Yogyakarta Bedah Rumah Warga Tanpa APBD

Umbulharjo, suarapasar.com – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali melaksanakan program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai upaya mewujudkan lingkungan sehat dan bebas penyakit, khususnya leptospirosis dan tuberculosis (TBC). Pada Minggu (3/8/2025), Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo meninjau langsung dua RTLH yang akan diperbaiki di Kampung Ponggalan, Kelurahan Giwangan, dan Kampung Dagaran, Kelurahan Sorosutan.

“Alhamdulillah hari ini ada 2 RTLH yang kita perbaiki, dengan gotong royong warga masyarakat tanpa menggunakan APBD bisa terwujud dan InsyaAllah rutin seminggu sekali, karena ternyata banyak yang hatinya tergerak untuk ikut membantu,” terangnya seperti dikutip dari laman Pemerintah Kota Yogyakarta.

Ia menegaskan, rumah yang tidak layak huni menjadi salah satu penyebab tingginya risiko penularan penyakit. Rumah kumuh memicu hadirnya tikus pembawa leptospirosis, sementara hunian gelap dan minim ventilasi mempermudah penyebaran TBC. Program bedah rumah ini sekaligus menjadi bagian dari gerakan pencegahan penyakit di tingkat lingkungan.

Dua rumah yang dibedah adalah milik Prayogi (58), pedagang angkringan di RT 16 RW 6 Kelurahan Giwangan, dan Yudianto (52), buruh dari RT 24 RW 07 Kelurahan Sorosutan. Proses bedah rumah ini didukung oleh Pamella Group sebesar Rp 40 juta, bantuan 30 sak semen dari Anisku Group, serta partisipasi swadaya warga.

Prayogi mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini.
“Kami terima kasih banyak sudah dibantu, perbaikannya nanti ada di bagian kamar mandi, kemudian atap rumah bagian depan sudah pecah dan menyebabkan bocor, jadi nanti akan diganti. Semoga ini bisa jadi berkah untuk semuanya yang sudah membantu,” katanya.

Sementara itu Yudianto yang bekerja sebagai buruh menceritakan, dirinya sempat tidak menyangka akan mendapat bantuan berupa perbaikan rumah. Pasalnya proses sejak rumahnya disurvei sampai kabar bahwa perbaikannya akan dimulai sangat cepat.

“Minggu lalu baru disurvei dan hari ini langsung dimulai perbaikannya, ya kaget juga karena ini langsung dieksekusi. Alhamdulillah terima kasih semoga setelah ini rumahnya bisa lebih nyaman dan sehat,” ceritanya.(prg,wur/wds)