PDIP Desak Penyelesaian Palestina Lewat PBB, Soroti Risiko Board of Peace Bentukan Trump

Yogyakarta, suarapasar.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, meminta pemerintah Indonesia mengedepankan penyelesaian konflik Palestina melalui mekanisme resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sikap tersebut sekaligus disertai catatan kritis terhadap wacana keterlibatan Presiden Prabowo Subianto dalam Board of Peace yang digagas Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.

Menurut Hasto, arah diplomasi Indonesia harus tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip kemanusiaan dan semangat internasionalisme dalam membangun persaudaraan dunia. Indonesia, kata dia, memiliki mandat historis untuk memainkan peran strategis dalam tatanan global yang lebih adil.

“Cita-cita Bung Karno adalah Piagam PBB yang dirombak (To Build the World Anew). Sesuai dengan spirit Pancasila sebagai ideologi geopolitik dunia, karena Pancasila tidak mengenal penjajahan dan pengisapan,” ujar Hasto kepada wartawan, Senin (16/2/2026) usai penanaman pohon di Embung Giwangan, Yogyakarta.

Ia menilai Indonesia seharusnya tampil sebagai penggerak utama reformasi PBB, khususnya dalam menghapus hak veto yang dinilai sebagai warisan politik Perang Dunia Kedua dan kerap melahirkan ketimpangan dalam penyelesaian konflik internasional, termasuk di Timur Tengah.

“Untuk upaya itu, maka Bung Karno menggalang bangsa-bangsa Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang mengalami keterjajahan. Tugas kita adalah menggalang solidaritas bangsa-bangsa melalui PBB, bukan menjadi subordinat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hasto menyoroti rencana Board of Peace yang diprakarsai Donald Trump. Ia mempertanyakan kredibilitas dan landasan moral forum tersebut, dengan merujuk pada rekam jejak kebijakan Amerika Serikat yang dinilai sering mencampuri kedaulatan negara lain.

“Menyelesaikan masalah Timur Tengah tanpa keterlibatan Palestina tidak akan berjalan dengan baik. Sikap PDI Perjuangan adalah mendorong solusi dalam kerangka PBB yang direformasi oleh kepemimpinan Indonesia dengan menggunakan solidaritas bangsa-bangsa Asia, Afrika, dan Amerika Latin,” tandas Hasto.

PDIP menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerintah mengambil peran kepemimpinan global dalam reformasi sistem internasional, serta memastikan perjuangan kemerdekaan Palestina ditempatkan dalam kerangka multilateral yang adil, inklusif, dan sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.(prg,wur)