Yogyakarta, suarapasar.com — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah DIY menggelar Forum Keselamatan Lalu Lintas (FKLL) pada Senin, 27 April 2026, di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Wilayah PT Jasa Raharja. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Forum tersebut difokuskan pada analisis dan evaluasi data kecelakaan lalu lintas Triwulan I tahun 2026 serta penyusunan langkah strategis guna menekan angka kecelakaan pada periode berikutnya.
Dalam forum ini, para peserta menyepakati sejumlah langkah konkret, di antaranya survei titik rawan kecelakaan dan pemasangan spanduk maupun rambu semi permanen di lokasi yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi.
Kasubditgakkum dan Kasubditkamsel Polda DIY bersama para Kasat Lantas dari seluruh wilayah hukum Polda DIY juga memaparkan kondisi terkini serta strategi penanganan yang akan diterapkan di masing-masing wilayah.
Rekomendasi yang dibahas meliputi peningkatan pengawasan, edukasi kepada masyarakat, serta optimalisasi penanganan titik rawan kecelakaan sebagai bagian dari upaya preventif dan represif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Regy S. Wijaya, Kepala Bagian Operasional Harry Herawan, AKBP B. Widya Mustikaningrum selaku Kasubditkamsel Polda DIY, AKBP Suryo Wibowo selaku Kasubditgakkum Polda DIY, serta para Kasat Lantas beserta jajaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarinstansi dalam mewujudkan keselamatan lalu lintas serta menurunkan angka kecelakaan secara berkelanjutan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Regy S. Wijaya selaku Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja menyampaikan bahwa pelaksanaan Forum Keselamatan Lalu Lintas merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan berkendara melalui kolaborasi lintas instansi.
Ia menegaskan bahwa upaya peningkatan keselamatan lalu lintas tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama berkelanjutan antara Jasa Raharja, Kepolisian, dan instansi terkait lainnya.
Lebih lanjut, Regy menjelaskan bahwa analisis dan evaluasi data kecelakaan menjadi langkah penting dalam menyusun strategi yang tepat sasaran. Melalui forum ini, setiap instansi diharapkan mampu menyusun program kerja yang lebih terarah, termasuk survei titik rawan kecelakaan serta pemasangan rambu dan spanduk peringatan sebagai langkah preventif.
Ia berharap komitmen yang dibangun melalui FKLL dapat diterapkan secara konsisten di setiap wilayah sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan tercipta kondisi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan melindungi masyarakat.(ags,prg)








