Syifa, Qoriah Asal Lampung Timur Raih Satu-Satunya Beasiswa Qori UMY 2025

Yogyakarta, suarapasar.com – Perjalanan panjang Assyifa Rahma Dini (18), bungsu dari tujuh bersaudara asal Lampung Timur, akhirnya berbuah manis. Ia dinyatakan sebagai satu-satunya penerima Beasiswa Qori Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2025.

“Mungkin kalau saya tidak mendaftar beasiswa ini, saya tidak bisa kuliah,” ungkap Syifa penuh haru.

Sejak kecil, ia sudah akrab dengan lantunan ayat suci. Bahkan di usia TK, Syifa nekat datang sendiri ke langgar dekat rumahnya untuk belajar mengaji. Di bawah bimbingan pelatih tilawah Abi Huri, ia mulai menorehkan prestasi, hingga saat kelas enam SD menjadi juara pertama MTQ Provinsi Lampung dan berangkat umroh untuk pertama kalinya.

Perjuangan Syifa tidak selalu mudah. Dua kali hak umroh yang seharusnya ia dapatkan hilang, dan di usia 12 tahun ia kerap menempuh perjalanan panjang untuk mengikuti lomba. Meski lelah, ia tetap yakin setiap keringat akan berbuah hasil. Hampir semua hadiah lomba ia gunakan untuk biaya sekolah karena orang tuanya hanya mengandalkan gaji pensiunan ayah.

Selepas SMA, ia sempat gagal meraih beasiswa di UMS. Namun, ketika UMY membuka jalur beasiswa qori, ia kembali mencoba. Proses seleksi yang ketat, terutama tahap wawancara, membuatnya gugup. Tetapi akhirnya nama Syifa muncul sebagai satu-satunya penerima beasiswa.

“Saat melihat nama saya, saya langsung menangis. Rasanya semua perjuangan sejak kecil terbayar,” tuturnya.

Kini Syifa resmi menjadi mahasiswa Program Studi Hukum UMY. Ia bertekad mempertahankan beasiswa hingga lulus, terus aktif berprestasi, dan membawa nama baik kampus melalui tilawah Al-Qur’an.

“Jangan pernah putus asa karena ekonomi. Semua orang punya potensi, tinggal mau dikembangkan atau tidak. Banyak jalan menuju pendidikan tinggi, salah satunya lewat beasiswa. Jadi semangat, jangan menyerah,” pesannya kepada generasi muda.(prg,wur)