Jasa Raharja DIY Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban di Kapanewon Sewon

Bantul, suarapasar.com – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah DIY melanjutkan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban melalui pemberdayaan aparatur kecamatan dan desa. Program yang menyasar tiga wilayah—Gamping, Wonosari, dan Sewon—ini memasuki hari ketiga dengan pelaksanaan di Kapanewon Sewon pada Jumat (21/11/2025).

Kegiatan dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain perwakilan Bupati Bantul, Panewu Sewon, Kepala Kanwil PT Jasa Raharja DIY, jajaran Ditlantas Polda DIY, Polres Bantul, perangkat kalurahan, instruktur dari PT AHM, hingga aparatur RT se-Kapanewon Sewon.

Program ini dikembangkan dari inisiatif keselamatan sebelumnya yang berfokus pada lokasi rawan kecelakaan. Dengan human error mencapai 74% sebagai penyebab kecelakaan, Jasa Raharja menilai perlunya pendekatan tambahan yang menyentuh perilaku masyarakat berdasarkan domisili para korban.

Melalui metode ini, Jasa Raharja menyasar tiga kecamatan dengan jumlah korban kecelakaan tertinggi (Top 3 Pareto). Sebanyak 70 aparatur wilayah per kecamatan, termasuk ketua RT/RW, dibekali peran sebagai Agen Keselamatan Transportasi.

Kegiatan di Sewon mencakup diskusi interaktif, penyusunan rencana aksi berbasis kebutuhan komunitas asal korban, dan deklarasi komitmen Agen Keselamatan Transportasi. Pendekatan ini dirancang personal, kontekstual, dan berkelanjutan, mulai dari edukasi keselamatan, penyediaan modul perubahan perilaku, hingga kolaborasi erat dengan perangkat kecamatan dan desa. Integrasi pendekatan lokasi kejadian dan domisili diharapkan menghasilkan program yang lebih holistik.

Didukung anggaran Keselamatan Transportasi—Sub Kampanye Keselamatan, program ini menjadi prioritas strategis Jasa Raharja untuk memperkuat keselamatan transportasi di DIY.

Harapannya, kolaborasi Jasa Raharja dan masyarakat dapat membentuk gerakan bersama meminimalkan risiko kecelakaan di Sewon dan dua wilayah lainnya. Masyarakat juga didorong menyusun dan menjalankan action plan sebagai langkah konkret menekan potensi kecelakaan.

“Melalui program berbasis domisili korban ini, kami ingin memastikan bahwa upaya pencegahan kecelakaan tidak berhenti pada analisis lokasi kejadian saja, tetapi menyentuh perilaku dan budaya keselamatan di komunitas asal para korban,” ujar Kepala Kanwil PT Jasa Raharja DIY, Regy S. Wijaya. “Dengan keterlibatan ketua RT, RW, dan perangkat wilayah, kami berharap tercipta gerakan kolektif yang mampu menurunkan angka kecelakaan secara berkelanjutan.”(ags,prg)