Sleman, suarapasar.com — Dalam rangka memastikan keterjaminan pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja melaksanakan kegiatan kunjungan korban kecelakaan lalu lintas di Rumah Sakit Akademik UGM pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini berlangsung di RSA UGM yang berlokasi di Jalan Kabupaten, Kronggahan, Kabupaten Sleman, sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pelayanan langsung kepada korban yang sedang menjalani perawatan.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa korban kecelakaan lalu lintas benar dirawat di rumah sakit dan memperoleh penanganan medis yang optimal. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan guna memastikan seluruh hak korban terkait jaminan dari Jasa Raharja dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui langkah ini, diharapkan tidak terdapat kendala dalam proses pelayanan maupun administrasi bagi korban selama menjalani masa perawatan di rumah sakit.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas. Dengan adanya kunjungan langsung, koordinasi antara Jasa Raharja dan pihak rumah sakit dapat berjalan lebih efektif sehingga pelayanan kepada korban dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terjamin.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Ahmed Ershad Bafadal selaku Staff Administrasi Tk II KPJR Tk II Sleman bersama Ibu Dewi dari bagian Penagihan Piutang RSA UGM. Sinergi antara Jasa Raharja dan pihak rumah sakit diharapkan dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas.
Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan korban kecelakaan lalu lintas dapat memperoleh penanganan yang maksimal serta kepastian jaminan biaya perawatan, sehingga proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan memberikan rasa aman bagi korban maupun keluarga.
Ahmed Ershad Bafadal menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan korban kecelakaan lalu lintas di RSA UGM merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam memastikan korban mendapatkan pelayanan yang optimal selama menjalani perawatan.
“Kehadiran langsung di rumah sakit menjadi langkah penting untuk memverifikasi kondisi korban sekaligus memastikan bahwa proses penjaminan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui kunjungan tersebut, Jasa Raharja dapat melakukan koordinasi langsung dengan pihak rumah sakit guna mempercepat proses administrasi dan memastikan tidak terdapat hambatan dalam pelayanan kepada korban.
“Sinergi yang baik antara Jasa Raharja dan pihak rumah sakit sangat diperlukan agar korban dapat memperoleh penanganan medis secara cepat, tepat, dan tanpa kendala, khususnya dalam hal pembiayaan perawatan,” jelas Ahmed.
Lebih lanjut, Ahmed Ershad Bafadal berharap kegiatan kunjungan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Jasa Raharja di tengah korban kecelakaan lalu lintas merupakan wujud nyata peran negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian jaminan, sehingga korban dan keluarga dapat merasa lebih tenang dalam menghadapi proses pemulihan.(ags,prg)








