Layanan Rekam KTP-el Akhir Pekan Dibuka Selama Desember untuk Kejar Target Perekaman

Umbulharjo, suarapasar.com – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) membuka layanan rekam data KTP elektronik (KTP-el) setiap Sabtu dan Minggu selama Desember 2025. Langkah ini memberi kesempatan bagi warga yang belum melakukan perekaman, termasuk sekitar 2 ribu warga yang telah diundang khusus. Kepala Dindukcapil Kota Yogyakarta, Septi Sri Rezeki, menjelaskan bahwa layanan akhir pekan diprioritaskan bagi pelajar yang menjadi kelompok terbesar belum melakukan perekaman, meski jemput bola ke sekolah-sekolah telah dilakukan.

“Kami mengejar perekaman KTP-el sehingga kami juga mengundang perekam pemula yang belum rekam KTP-el. Karena mayoritas pelajar sehingga kami ambil (layanan) hari Sabtu dan Minggu,” kata Septi saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025).

Dindukcapil Kota Yogyakarta mencatat 2.071 warga masih belum rekam data, sementara total wajib KTP-el mencapai 327.827 dengan capaian perekaman 98,50 persen. Banyak di antaranya adalah warga yang berdomisili di luar kota, namun tetap terdaftar sebagai penduduk Kota Yogyakarta. Mereka diimbau melakukan rekam KTP-el di daerah domisili masing-masing. “Masyarakat itu sudah kami beritahu bagi yang tempat tinggalnya di luar Kota Yogya, silakan untuk rekam KTP-el di domisili. Tapi ternyata masih ada yang belum rekam KTP-el,” paparnya.

Pelayanan rekam KTP-el hari Senin–Jumat tetap tersedia di Mal Pelayanan Publik, sedangkan Sabtu dan Minggu dilayani di Kantor Dindukcapil Kota Yogyakarta. Warga yang akan merekam data cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga dan minimal berusia 16 tahun. Dindukcapil juga memperpanjang layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) hingga 28 Desember 2025 untuk melayani 52.000 warga Kemantren Umbulharjo yang telah diundang.

“Kami perpanjang sampai 28 Desember karena ternyata banyak yang memenuhi undangan untuk aktivasi IKD. Ternyata setelah kita undang itu signifikan warga yang melakukan aktivasi IKD. Sekarang capaian aktivasi IKD Kota Yogyakarta sekitar 13,5 persen,” tandas Septi seperti dikutip dari laman Pemerintah Kota Yogyakarta.

Pemerintah pusat menargetkan aktivasi IKD di Kota Yogyakarta mencapai 30 persen melalui beberapa tahap, dengan target tahun 2025 sebesar 10 persen dari penduduk pemilik KTP-el.(prg,wur)