Kulon Progo, suarapasar.com : Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Kulon Progo menyiagakan Posko Mudik Lebaran mulai tanggal 19 hingga 24 Maret 2026.
Posko di pertigaan Milir, Kedungsari, Pengasih ini dalam memberikan pelayanan terbagi dalam tiga shif penjagaan.
Wakabid Penanggulangan Bencana, kesehatan, Perempuan dan Anak PDI Perjuangan Kulon Progo, Eka Septi Wulandari, S.H. menyampaikan, bahwa kesiapan personil tahun ini meliputi pemantauan lalu lintas dan penyediaan fasilitas kesehatan dasar.
“Fokus utama kami adalah membantu kelancaran arus lalu lintas, serta menyediakan layanan kesehatan bagi pemudik yang kelelahan dan membutuhkan tindakan medis darurat, Tersedia obat-obatan P3K yang lengkap dan siaga dua unit mobil Ambulance Baguna. Semua ini terlaksana karena personil Baguna yang siap siaga dan bisa diandalkan 24 jam,” terang Septi dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (22/3/2026).
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang difokuskan pada pengamanan jalur mudik serta pemberian pelayanan darurat bagi para pengguna jalan.
“Posko ini hadir sebagai bentuk dedikasi organisasi dalam memastikan pemudik sampai ke kampung halaman dengan aman,” tandasnya.
Kehadiran Posko di titik strategis Kulon Progo, diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat, mengingat wilayah ini merupakan salah satu jalur utama penghubung antar provinsi.
“Ruas jalan Yogya – Wates – Purworejo ini kan memang menurut data kepolisian termasuk kategori jalur rawan kecelakaan. Karena jalanan lebar dan memang menjadi titik lelah pengemudi. Jadi kami hadir di titik strategis simpang Milir ini yang juga jalur ini rawan laka. Harapan kami hadir membantu masyarakat, mempercepat pelayanan jika terjadi kedaruratan,” urainya lagi.
Salah satu personil Baguna Agus Riyanto terpanggil bergabung di Baguna dan ikut aktif berjaga di posko mudik lebaran untuk bisa membantu masyarakat sesuai kemampuan yang dimiliki.
“Saya mengusahakan membagi waktu dengan keluarga, bergantian dengan personil Baguna yang lain untuk berjaga di posko. Ini panggilan jiwa, kami melakukannya dengan senang dan tanggung jawab penuh, untuk organisasi dan utamanya bisa membantu masyarakat adalah Kebanggan kami,” katanya.
Personil lainnya Arief Saputra menyampaikan posko mudik lebaran BAGUNA PDI Perjuangan Kulon Progo menjadi tempat beristirahat para pemudik yang melintas, serta ambulance juga siaga di posko untuk membantu jika terjadi lakalantas. Para personel yang bertugas di Baguna juga memiliki kemampuan penanganan medis kedaruratan.
“Selama posko penjagaan ini dibuka ada beberapa pemudik yang beristirahat di Posko kami dan sempat juga terjadi kecelakaan dua pemotor, dan kami bantu kirim ke RS Queen Latifa. Kebahagiaan bagi kami bisa membantu menggunakan ambulan Baguna untuk melakukan pertolongan pertama. Semakin cepat tertolong semakin baik,” ungkapnya.
Eko Girmawan, pemudik Asal Klaten tujuan Banyumas mengaku terbantu dengan adanya posko ini. Dia bersama anaknya dan istrinya naik motor kelelahan dan terbantu dengan adanya posko untuk beristirahat.
“Alhamdulillah sekali kan ini deket sekali lampu merah juga, jadi bisa berhenti begitu. Istirahat. Terus ya kami senang aja terbantu, kami gak melihat ini poskonya partai apa, yang penting bagi kami pelayanannya sangat membantu, terima kasih sekali,” ungkapnya. (wds/drw)







