Program ASRI Kolaborasi Kompas Gramedia–Unilever Disambut Antusias di Yogyakarta

Gondokusuman, suarapasar.com — Pemerintah Kota Yogyakarta terus menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup dengan menggandeng pihak swasta dan komunitas. Salah satu kolaborasi strategis terwujud melalui program Akademi Sekolah Lestari (ASRI) yang diinisiasi Kompas Gramedia dan Unilever Indonesia.

Program ASRI yang menyoroti isu pengelolaan sampah, konservasi alam, dan kesehatan fisik ini menyasar lebih dari 100 sekolah di DIY. Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Budi Asrori, menegaskan pentingnya edukasi pemilahan sampah sejak dini. “Sampah organik bisa menjadi kompos, sedangkan anorganik bisa didaur ulang atau dijual,” ujarnya saat roadshow ASRI di SMA N 3 Yogyakarta, Rabu (30/7).

ASRI juga hadir dalam bentuk e-learning dan mentoring melalui platform digital lestariakademi.id, lengkap dengan kursus interaktif dan aksi proyek lingkungan yang bisa diikutkan dalam kompetisi nasional. Program ini menargetkan menjangkau 3.500 sekolah dan 200.000 guru-siswa se-Indonesia.

Kepala SMAN 3 Yogyakarta, Drs. Suhirno, M.B.A menyambut positif kegiatan tersebut. “Program ini sejalan dengan pembelajaran mendalam dan gaya hidup berkelanjutan yang didorong Kemendikbudristek,” jelasnya seperti dikutip dari laman Pemerintah Kota Yogyakarta.

Para siswa juga menunjukkan antusiasme, termasuk Hemagita Maharani (XII-7) yang berharap program serupa lebih sering hadir agar semakin banyak siswa peduli lingkungan.(prg,wur)