JCW Pantau SPMB SMP Negeri di Kota Yogyakarta, Pastikan Proses Berjalan Transparan

JCW Pantau SPMB SMP Negeri di Kota Yogyakarta, Pastikan Proses Berjalan Transparan

YOGYAKARTA – Jogja Corruption Watch (JCW) mulai melakukan pemantauan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri di Kota Yogyakarta guna memastikan proses seleksi berlangsung transparan, bebas pungutan liar (pungli), dan tanpa praktik kecurangan.

Pemantauan dilakukan sejak Selasa (23/6/2026) hingga seluruh tahapan SPMB selesai. Fokus pengawasan diarahkan pada pelaksanaan seluruh jalur penerimaan agar berjalan sesuai ketentuan dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Pada tahapan pengumpulan berkas dan verifikasi pendaftaran jalur prestasi umum, aktivitas di sejumlah sekolah terpantau lebih lengang dibanding hari pertama. Meski demikian, orang tua dan calon peserta didik tetap mendatangi sekolah pilihan pertama untuk menyelesaikan proses administrasi.

Di SMP Negeri 15 Kota Yogyakarta, kuota jalur prestasi umum mencapai 32 kursi atau 10 persen dari total daya tampung 320 siswa.

Kepala SMP Negeri 15 Kota Yogyakarta, Siswanto, mengatakan hingga Selasa siang nilai tertinggi pendaftar tercatat 270, sedangkan nilai terendah 253,34.

“Harapan kami pelaksanaan SPMB tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Dari hasil evaluasi tentu ada perbaikan sehingga masyarakat semakin mudah mengakses layanan SPMB. Kalau ada kesulitan, sekolah siap membantu dan sampai saat ini tidak ada kendala berarti,” ujarnya.

Hasil seleksi jalur prestasi umum dijadwalkan diumumkan pada 25 Juni 2026, sedangkan daftar ulang bagi peserta yang lolos berlangsung pada 25–26 Juni 2026 di sekolah masing-masing.

Kondisi serupa juga terlihat di SMP Negeri 4 Kota Yogyakarta. Pada hari kedua verifikasi berkas, jumlah pendaftar yang datang tidak seramai hari pertama.

Panitia SPMB SMP Negeri 4 Kota Yogyakarta menyebut kuota jalur prestasi umum di sekolah tersebut hanya 16 siswa. Hingga pukul 13.00 WIB, nilai tertinggi pendaftar mencapai 276,67, sedangkan nilai terendah 270,49.

Berdasarkan hasil pemantauan, JCW menilai pelaksanaan SPMB jalur prestasi umum secara umum berlangsung tertib dan tanpa kendala yang berarti.

Deputi Bidang Pengaduan Masyarakat JCW, Baharuddin Kamba, mendorong pemerintah dan sekolah terus memperkuat sosialisasi mengenai seluruh mekanisme SPMB agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas.

“Sosialisasi harus dilakukan secara masif untuk seluruh jalur SPMB, baik SD maupun SMP Negeri. Dengan begitu orang tua dan calon siswa tidak kebingungan dalam menyiapkan persyaratan maupun dokumen yang dibutuhkan,” kata Baharuddin. (Wds/drw)