Yogyakarta (17/10/2025), suarapasar.com – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima kunjungan Komisaris untuk Asia Tenggara Pemerintah Victoria, Naila Mazzucco, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta. Pertemuan tersebut membahas rencana perpanjangan kerja sama antara Pemerintah DIY dan Negara Bagian Victoria, Australia, yang dijadwalkan akan dilakukan pada November 2025 mendatang.
Ditemui usai pertemuan, Naila Mazzucco mengatakan, dirinya hadir sebagai perwakilan Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia, untuk menegaskan kembali komitmen dan apresiasi mereka atas kolaborasi bilateral yang kuat antara Negara Bagian Victoria dan DIY. Menurutnya, hal tersebut menjadi penting karena kerja sama ini telah menjadi kemitraan yang sangat bermanfaat, mendalam, dan telah terjalin sejak lama.
“Kerja sama kami dengan DIY telah menyentuh banyak sektor, mulai dari bidang industri kreatif, pendidikan, maupun hubungan antarmasyarakat kedua daerah. Kami telah menyaksikan banyak pertukaran positif, baik dengan mahasiswa maupun desainer fesyen. Dan kami berharap dapat memperluas kolaborasi ini ketika kami memperbarui nota kesepahaman dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.
Naila Mazzucco pun sangat mengapresiasi kehangatan dan antusiasme Sri Sultan atas kerja sama bilateral yang telah terjalin. Ia juga menyoroti kolaborasi antara Melbourne Symphony Orchestra dan Yogyakarta Royal Orchestra sebagai contoh nyata kemitraan budaya yang produktif. “Oleh karena itu, kami berharap dapat melanjutkan kolaborasi yang lebih mendalam lagi dengan DIY, dan mari kita lihat, apa yang akan dihasilkan oleh nota kesepahaman berikutnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan bahwa Sri Sultan menilai kerja sama antara DIY dan Victoria memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, terutama di sektor pendidikan. Pemda DIY pun menyambut baik keinginan Pemerintah Victoria untuk memperpanjang hubungan tersebut.
Imam menuturkan, berbagai ide peningkatan kerja sama masih dalam tahap pembahasan dan akan diumumkan bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman pada 21 November 2025 mendatang. Acara tersebut akan dihadiri Perdana Menteri Australia dan disaksikan oleh Gubernur Victoria, sementara Sri Sultan juga diundang untuk berkunjung ke Victoria guna membahas peluang kolaborasi lanjutan di bidang pendidikan dan kebudayaan.(prg,wur)






