Kulon Progo, suarapasar.com – Forum Rohis Kulon Progo (Forku) menggelar kegiatan Sambang Sekolah sebagai upaya mengaktifkan kembali peran organisasi kerohanian Islam di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Kesehatan SMK Sadewa Wates dan Aula SMKN 1 Panjatan pada Senin (4/5/2026).
Kasi PAKIS Kankemenag Kulon Progo, Latif Fuad Nurul Huda, S.Ag., M.S.I., mengatakan bahwa Sambang Sekolah menjadi salah satu program unggulan Forku untuk membangun kembali semangat organisasi Rohis di sekolah-sekolah.
“Jadilah anggota Rohis yang aktif dan mampu memberikan dampak baik. Tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga untuk teman-teman di sekolah,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Ketua Panitia, Fayan Ardiansyah, menyebutkan kegiatan tersebut diikuti oleh 20 siswa di SMK Sadewa Wates dan 53 siswa di SMKN 1 Panjatan.
Sementara itu, Ketua Umum Forum Rohis Kulon Progo, Henri Nurohman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara.
“Terima kasih atas waktu dan tenaga yang diberikan. Semoga lelah ini menjadi lillah dan dicatat sebagai amal jariyah oleh Allah SWT,” katanya.
Henri berharap kegiatan Sambang Sekolah tidak berhenti sebagai agenda formalitas semata, melainkan menjadi jembatan silaturahmi yang memperkuat hubungan antarorganisasi Rohis di sekolah.
“Mari kita jadikan wadah ini sebagai tempat untuk saling bertukar pikiran dan bergerak bersama dalam syiar kebaikan,” tambah Henri.
Dalam kegiatan tersebut, salah satu anggota Forku, Inna Laila, menyampaikan materi mengenai fundamental Rohis dan peluang prestasi tingkat nasional. Sebelum pelaksanaan kegiatan, tim forum juga melakukan audit ke sekolah sasaran agar sesi studi kasus yang dibahas sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, terutama terkait tantangan anggota yang pasif.
Suasana semakin interaktif saat sesi mind mapping yang dipandu oleh Alfiar Ridho Armaji dan Desti Rahmasari. Peserta diajak membedah kata kunci menggunakan metode 5W+1H untuk melatih pola pikir kritis dan kemampuan analisis.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat kepada pihak sekolah serta pemberian hadiah kepada kelompok dengan hasil diskusi terbaik. Melalui sinergi berkelanjutan ini, Forku berharap gairah dakwah sekolah kembali tumbuh sehingga Rohis dapat terus menjadi pusat pembinaan karakter remaja yang positif di Kabupaten Kulon Progo.(prg,wur)








