Wakil Wali Kota Dukung SD Muhammadiyah Sokonandi Menuju Sekolah Bertaraf Internasional dan Inklusi

Umbulharjo, suarapasar.com – Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyatakan dukungannya terhadap SD Muhammadiyah Sokonandi untuk berkembang menjadi sekolah bertaraf internasional sekaligus memperkuat perannya sebagai sekolah inklusi di Kota Yogyakarta. Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri dan memberikan sambutan dalam Milad ke-62 SD Muhammadiyah Sokonandi, Sabtu (17/1).

Dalam kesempatan tersebut, Wawan menegaskan bahwa Kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan harus mampu menjawab tantangan globalisasi. Sekolah-sekolah, menurutnya, perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar mampu bersaing di tingkat global. “Jogja sebagai kota pendidikan juga harus menuju globalisasi. Ini sangat penting,” ujarnya seperti dikutip dari laman Pemerintah Kota Yogyakarta.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi dalam dunia pendidikan. Perkembangan digital yang pesat menuntut sekolah tidak hanya memanfaatkan dampak positifnya, tetapi juga mampu mengantisipasi dampak negatifnya. “Kaitan dengan teknologi pasti sangat dibutuhkan. Perkembangan digital sekarang ini luar biasa. Saya yakin SD Muhammadiyah Sokonandi sangat peduli, baik terhadap dampak positif maupun negatifnya. Harapannya ke depan bisa ditata lebih baik lagi,” jelasnya.

Wawan turut mengapresiasi penerapan sistem pendidikan inklusif di SD Muhammadiyah Sokonandi yang menerima peserta didik dengan kebutuhan pendampingan khusus. “Ini yang paling penting dan perlu kita apresiasi bersama. SD Muhammadiyah Sokonandi sudah menjadi sekolah inklusif,” katanya. Pemerintah Kota Yogyakarta, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh serta membuka ruang komunikasi bagi pengembangan sekolah tersebut.

Milad ke-62 SD Muhammadiyah Sokonandi berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan seperti jalan sehat yang diikuti ratusan siswa, wali murid, dan guru, flashmob siswa, serta unjuk prestasi ekstrakurikuler. Kepala SD Muhammadiyah Sokonandi, Anis Rofiah, menyampaikan bahwa di usia ke-62 tahun, sekolah menargetkan peningkatan kepercayaan masyarakat dengan capaian prestasi yang terus meningkat.

“Alhamdulillah, kami telah melakukan banyak lompatan prestasi. Dalam beberapa tahun terakhir hampir 2.000 prestasi berhasil diraih, dengan ratusan di antaranya berlevel internasional. Ke depan kami berharap prestasi tersebut terus meningkat,” ungkapnya.

Pada momentum tersebut, sekolah juga meluncurkan sejumlah program baru, di antaranya pengembangan kelas internasional, kelas unggulan tahfidz, kelas sains dan teknologi (Saintek), serta program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Selain itu, dibuka pula ekstrakurikuler public speaking, coding, dan kecerdasan buatan (AI) sebagai upaya menjawab kebutuhan kompetensi siswa di era modern.(prg,wur)