Pemkab Kulon Progo dan UNY Perkuat Kolaborasi, Kampus Baru Diharapkan Dongkrak SDM dan Ekonomi Daerah

Kulon Progo, suarapasar.com – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi melalui rencana pembangunan kampus UNY di Kulon Progo. Kehadiran kampus baru tersebut diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Kerja Sama dan Pengembangan UNY di Kabupaten Kulon Progo yang digelar di Aula Adikarto, Kamis (25/6/2026).

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengatakan perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah melalui inovasi, riset, dan pengembangan masyarakat.

“Perguruan tinggi memiliki sumber daya keilmuan, inovasi, dan jejaring yang sangat dibutuhkan daerah. Karena itu, kerja sama yang dibangun harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujar Agung.

Menurutnya, pembangunan kampus UNY di Kulon Progo akan memberikan dampak ganda. Selain meningkatkan kualitas SDM melalui akses pendidikan yang lebih luas, keberadaan mahasiswa dan sivitas akademika diperkirakan mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat.

“Kulon Progo membutuhkan trigger pertumbuhan ekonomi. Kehadiran kampus dan mahasiswa tentu akan membawa dampak positif. Selain meningkatkan kualitas SDM, perputaran ekonomi masyarakat juga akan semakin berkembang,” katanya.

Rektor UNY, Prof. Sumaryanto, menyatakan pihaknya siap memperluas kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, olahraga, dan pengembangan sumber daya manusia.

“Kami ingin Kulon Progo menjadi pusat unggulan (center of excellence), khususnya dalam pembinaan dan pengembangan olahraga serta kesehatan. Selain itu, UNY juga siap mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai jenjang pendidikan, termasuk program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),” ungkapnya.

Ia menambahkan, UNY juga membuka peluang pengembangan program studi baru yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan daerah, seperti bidang kedokteran, keperawatan, ilmu gizi, serta olahraga.

Dalam FGD tersebut, kedua pihak membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan kerja sama kelembagaan, persiapan pembangunan Kampus Kedokteran dan Rumah Sakit Akademik (RSA) UNY, hingga rencana pengembangan Sekolah Olahraga Terpadu di Kulon Progo.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan UNY berharap dapat melahirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, olahraga, dan ekonomi sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.(prg,wur)