Umbulharjo, suarapasar.com – Memasuki triwulan ketiga, Pemerintah Kota Yogyakarta terus memacu pembangunan sejumlah paket strategis tahun 2025. Sejumlah proyek telah menunjukkan perkembangan meski belum rampung seluruhnya. Pemkot menargetkan semua paket strategis dapat diselesaikan tahun ini, bahkan sebagian pembangunan dikerjakan lembur demi mengejar target waktu.
Kepala Bidang Penataan Bangunan Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Fakhrul Nur Cahyanto, menjelaskan bidangnya menangani dua paket strategis yakni pembangunan SD Negeri Golo dan SMP Negeri 10 Yogyakarta. Hingga minggu kesembilan, progres pembangunan SD Negeri Golo mencapai 29,9 persen, sedangkan SMP Negeri 10 Yogyakarta hingga 24 Agustus 2025 telah mencapai sekitar 35 persen.
“Pembangunan di SD Negeri Golo itu memperbaiki yang mengalami kerusakan. Bangunan yang rusak direhab total,” kata Fakhrul saat dikonfirmasi, Senin (25/8/2025).
SD Negeri Golo dibangun menjadi gedung dua lantai dengan anggaran APBD 2025 sekitar Rp 4 miliar. Sementara SMP Negeri 10 melanjutkan pembangunan tahun 2024, dengan fokus membangun enam ruang kelas baru pada 2025 menggunakan anggaran Rp 5 miliar. Pihak kontraktor diminta lembur agar penyelesaian bisa tepat waktu.
Selain itu, Dinas PUPKP juga mengerjakan paket strategis berupa pemeliharaan berkala Jalan Sugeng Jeroni dan Jalan Wahid Hasyim. Hingga minggu ke-10, realisasi pekerjaan mencapai 81 persen, meliputi pengaspalan, perbaikan struktur jalan bekas galian limbah, serta ducting kabel fiber optik di kawasan timur Taman Parkir Ngabean.
“Untuk Jalan Sugeng Jeroni pengaspalan sudah, tapi masih ada pekerjaan belum selesai untuk menaiKkan gril-gril (lubang saluran drainase). Saat ini pengaspalan tinggal dari simpang Taman Sari sampai simpang empat Pojok Beteng Barat. Targetnya selesai pertengahan September,” terang staf Bidang Jalan dan Jembatan, Edi, saat ditemui di lokasi pengaspalan Jalan Wahid Hasyim.
Sementara itu, satu paket strategis lainnya dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN, yakni renovasi Gedung UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, menyebut progres renovasi gedung dua lantai tersebut sudah mencapai 30 persen pada minggu lalu. “Targetnya November akhir selesai,” tambahnya.








