Kulon Progo, suarapasar.com – Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., menerima audiensi Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kulon Progo di Ruang Menoreh, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Selasa (2/9/2025). Pertemuan ini membahas sinergi pembangunan ekonomi daerah sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dengan pengusaha muda.
Ketua Umum BPC HIPMI Kulon Progo, Riemas Ginong Pratidina, menyampaikan apresiasi atas penerimaan yang baik dari Bupati Kulon Progo dan jajaran perangkat daerah.
“Kehadiran kami tidak hanya untuk menjalin silaturahmi, tetapi juga membangun sinergi demi kemajuan ekonomi Kulon Progo,” ujarnya.
Ia menambahkan, HIPMI kini memiliki 12 bidang kepengurusan, bertambah dari sebelumnya 10 bidang. Penambahan tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi HIPMI dalam pembangunan ekonomi, baik melalui kerja sama dengan pemerintah, antarpelaku usaha, maupun masyarakat.
“HIPMI ingin menjadi mitra strategis pemerintah, tidak sekadar dekat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata yang berdampak pada pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Kami ingin HIPMI hadir dengan program yang progresif, solutif, dan memiliki dampak sosial,” imbuhnya.

Dalam sambutanya, Agung menyampaikan “Saya merasa senang sekali dengan kehadiran mas mbak dari HIPMI Kulon Progo, karena saat ini saat terbaik bagi Panjenengan semua untuk mengisi waktu ini dengan sebaik-baiknya karena tidak ada kata-kata menunda, tidak ada kata-kata menunggu, tidak ada kata-kata alasan yang lain kecuali lakukan hari ini dan berikan yang terbaik, karena Pondasi usaha itu adalah fokus pada bagaimana cara kita dalam menyayangi, menseriusi usaha kita, dalam mengerjakan apa yang kita usahakan, terkadang masih juga banyak yang setengah hati, meleset-leset dan harus berangkat dari sebuah kesadaran yang kita tumbuhkan di dalam diri kita itu, diperintah atau tidak diperintah, kita membiasakan memberikan yang terbaik.
Agung melanjutkan, “apapun bidangnya yang panjengan tekuni, karena diHIPMI ini beragam, ada yang jualan mobil, ada yang jualan ruko, ada yang jualan tanah, karena keberagaman itu harus saling menguatkan bersinergi dan kolaborasi untuk menjadikan satu harmoni yang lebih baik”.
“Terkait inkubasi bisnis, yang menjadi salah satu konsen temen-temen HIPMI Kulon Progo yang menjadi program kolaborasi HIPMI Kulon Progo dalam membangun ekonomi Kulon Progo melalui pendampingan UMKM di Kulon Progo agar bisa berkembang dan maju, bisa menggunakan fasilitas ruangan yang ada di PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Kulon Progo sebagai salah satu bentuk Kolaborasi antara Pemkab Kulon Progo dengan HIPMI”., Jelas Agung
“Apa yang menjadi basic bisnis UMKM Kulon Progo untuk bisa dikuatkan dengan sistem pemasaran yang sedang tren saat ini yaitu melalui digital marketing dan melalui sebuah inkubasi bisnis untuk melatih berpikir positif dan kreatif, problem solving, handling objection dari permasalahan usaha yang dihadapi, itu senyatanya muncul dari teman-teman HIPMI bagian apa yang ingin dikuatkan”, Imbuh Agung
“Di Kulon Progo ini banyak sekali peluang, yang bisa temen-temen HIPMI kembangkan, dan peluang yang sesungguhnya itu tidak semata-mata harus karena punya uang, tetapi bagaimana kita merangkai sesuatu potensi itu dari seberapa besar kita punya kemampuan, terus ditingkatkan terus kita konsen, pertajam, karena Panjenengan semua mempunyai peluang untuk meningkatkan, mendinamisasi temen-temen pencari kerja di Kulon Progo untuk dapat mengurangi angka pengangguran melalui usaha dan keahlian dari temen-temen HIPMI kulon Progo punyai”., Pungkas Agung.(prg,wur)







