90 Warga Binaan Rutan Yogyakarta Terima Remisi di Hari Kemerdekaan ke-80

Pakualaman, suarapasar.com – Sebanyak 90 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kota Yogyakarta menerima pengurangan masa pidana atau remisi dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI bertepatan dengan Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Minggu (17/8). Penyerahan remisi secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Hasto menyampaikan rasa syukurnya karena perayaan kemerdekaan dapat dirasakan pula oleh warga binaan. “No one be left behind. Tidak satu orang pun ketinggalan untuk bisa merayakan kebahagiaan di Hari Kemerdekaan ke-80 ini. Intinya, kami ingin ikut merayakan kebahagiaan bersama mereka,” ungkapnya seperti dikutip dari laman Pemerintah Kota Yogyakarta.

Ia berpesan agar warga binaan memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan yang bertanggung jawab. “Jangan sampai kebebasan setelah keluar justru menjerumuskan. Kemerdekaan harus dimaknai dengan menjadi warga yang lebih bertanggung jawab,” tambah Hasto.

Wali Kota juga mengapresiasi kondisi Rutan Yogyakarta yang dinilai tertata baik, mulai dari klinik pratama yang bersih, obat-obatan lengkap, hingga kapasitas penghuni yang tidak berlebih. Pemkot Yogyakarta, lanjutnya, siap bekerja sama termasuk menyediakan buku-buku perpustakaan agar warga binaan tetap mendapat akses bacaan.

Kepala Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Marjiyanto, menjelaskan bahwa dari 90 warga binaan, sebanyak 39 orang mendapat Remisi Umum I (RU I), lima orang menerima Remisi Umum II (RU II) atau langsung bebas, dan 46 orang memperoleh Remisi Dasawarsa. “Besaran pengurangan masa pidana bervariasi, mulai dari satu bulan hingga tiga bulan. Khusus Remisi Dasawarsa, diberikan setiap sepuluh tahun sekali, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, kepada warga binaan yang menunjukkan prestasi, dedikasi, serta disiplin tinggi selama mengikuti program pembinaan,” terangnya.

Salah satu penerima Remisi Umum II, Apriliado Husein, mengaku bersyukur dapat merasakan kebebasan kembali tepat di Hari Kemerdekaan. “Saya ingin kembali seperti dulu, menjadi musisi dan tampil dari panggung ke panggung. Semoga masyarakat bisa menerima saya dengan baik,” ujarnya penuh harap.(prg,wur)