Paku Alam X Ajak Warga Tunaikan Zakat Jadi Gaya Hidup

Yogyakarta, suarapasar.com : Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X mengajak masyarakat menjadikan zakat sebagai bagian gaya hidup.

 

Ajakan itu disampaikan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X dalam sambutannya pada kegiatan keteladanan pimpinan daerah membayar zakat di Bangsal Kepatihan Yogyakarta Rabu (6/3/2025).

 

“Zakat bukan sekedar kewajiban ibadah, tetapi sebuah keajaiban yang menghubungkan para muzakki (pemberi zakat) dan mustahiq (penerima zakat) dalam sebuah ekosistem kesejahteraan yang berkelanjutan,” kata KGPAA Paku Alam X.

 

Paku Alam X menjelaskan bahwa zakat menjadi pilar penting dalam ekonomi Islam yang mampu mengangkat martabat umat.

 

“Dengan berzakat, bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga membersihkan jiwa dari sifat kikir dan individualisme. Saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup,” lanjutnya.

 

Paku Alam X juga mengajak masyarakat mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga-lembaga resmi agar distribusinya semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Semoga zakat yang telah ditunaikan menjadi berkah dan bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya.

Selain Wakil Gubernur, keteladanan zakat juga dilakukan Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik. Imam mengatakan pemimpin wajib memberikan keteladanan berzakat.

“Zakat bukan hanya tentang kewajiban agama tetapi wujud nyata kepedulian sosial yang dapat mendorong pemerataan ekonomi masyarakat,” katanya.

Sementara Puji Astuti, Ketua BAZNAS DIY dalam laporannya menyampaikan BAZNAS DIY menargetkan pengumpulan zakat khusus pada bulan ramadan ini dapat mencapai 2,5 Milyar rupiah.

 

“Khusus ramadan ini target kami 2,5 Milyar. Target ini realistis dan kami optimis dapat tercapai karena tahun lalu sudah diatas 2 Milyar,” katanya.

 

Terkait pengelolaan zakat, Puji menjelaskan penyalurannya untuk memberikan bantuan, sebagai investasi yang bersifat jangka panjang dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

“BAZNAS DIY akan menyalurkan beberapa program diantaranya; berupa 2500 paket logistik, 300 paket Ramadan Bahagia untuk marbot dan teman-teman disabilitas, pendistribusian zakat fitrah sebanyak 13.000kg beras, menyediakan Layanan Posko Mudik dan bantuan kemanusiaan Palestina, serta program prioritas nasional lainnya,” urainya.

Puji Astuti, Ketua Baznas DIY

Selain itu, ada pula program BAZNAS micro finance masjid. Yaitu, pinjaman produktif dan tanpa bunga dari BAZNAS bagi lingkungan di sekitar masjid untuk usaha, yang dikoordinir oleh takmir masjid setempat.

 

“Dengan adanya program pinjaman produktif itu, diharapkan nantinya di lingkungan masjid menjadi lebih mandiri dan lebih sejahtera, serta dapat memakmurkan masjid yang bersangkutan,” pungkas Puji Astuti. (Wds/drw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *