Yogyakarta (6/11/2025), suarapasar.com – Jogja Police Watch (JPW) mendorong Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sleman untuk mengajukan banding atas vonis 14 bulan penjara terhadap terdakwa Christiano Pengarapenta Pengidahen Tarigan dalam perkara kecelakaan lalu lintas di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Dusun Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, pada Sabtu dini hari, 24 Mei 2025 lalu. Kecelakaan tersebut menyebabkan meninggalnya mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Argo Ericko Achfandi.
Putusan majelis hakim terhadap Christiano lebih ringan dibanding tuntutan JPU, yakni 2 tahun penjara dikurangi masa penangkapan dan penahanan, serta denda Rp12 juta subsider 6 bulan kurungan.
Selain mendorong langkah banding, JPW juga menyoroti lambannya penanganan kasus penggantian pelat nomor mobil BMW yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Padahal, menurut JPW, kasus itu sudah naik ke tahap penyidikan sejak awal Juni 2025 dan polisi telah menyebut adanya tiga orang yang diduga terlibat, yaitu IV, WI, dan NR.
“Bagaimana dengan status hukum terhadap ketiga orang tersebut, apakah masih sebagai saksi atau sudah ditetapkan sebagai tersangka?” ujar Baharuddin Kamba, Kepala Divisi Humas JPW.
JPW meminta Polresta Sleman bersikap transparan dalam mengungkap perkembangan kasus penggantian pelat mobil BMW tersebut. Menurutnya, publik berhak mengetahui sejauh mana proses hukum berjalan dan tidak boleh ada hal yang ditutup-tutupi.
Baharuddin menambahkan, seharusnya berkas kasus penggantian pelat mobil BMW sudah dilimpahkan dari kepolisian ke kejaksaan, terlebih terdakwa Christiano telah divonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sleman pada Kamis (6/11/2025). Namun, hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
“Kasus penggantian pelat mobil BMW seharusnya sudah ada penetapan tersangka, tidak hanya berhenti di tahap penyidikan. Tidak perlu menunggu vonis terhadap terdakwa Christiano baru kemudian menetapkan tersangka kasus pelat mobil BMW tersebut,” tegasnya.(prg,wur)
Baharuddin Kamba
Kadiv Humas Jogja Police Watch (JPW)







