Ibu Muda yang Viral di Jogja Ternyata Korban Kekerasan, Bukan ODGJ

Yogyakarta (25/11/2025), suarapasar.com – Dinas Sosial DIY memastikan bahwa ibu muda yang sempat viral karena berjalan bersama anak balitanya dan diduga sebagai ODGJ bukanlah gelandangan atau pengemis. Setelah penanganan serta assessment intensif, Dinsos DIY menyampaikan bahwa ibu dan anak tersebut kini telah kembali ke keluarga di Blora, Jawa Tengah, sekaligus mendapatkan pendampingan sosial lintas provinsi.

Kepala Dinsos DIY, Endang Patmintarsih, dalam keterangan tertulis pada Senin (25/11) menyebut pihaknya memastikan kondisi ibu muda itu aman dan telah berada bersama keluarga. Ia menjelaskan bahwa proses pendampingan dilakukan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak.

“Hasil assessment Dinas Sosial DIY menunjukkan bahwa yang bersangkutan bukan gelandangan/pengemis, namun merupakan korban tindak kekerasan. Saat ini, ia hidup bersama anaknya yang masih berusia 2 tahun,” jelas Endang.

Sebelumnya, kondisi ibu ini sempat menarik perhatian publik dan memicu keprihatinan setelah kisahnya beredar di media sosial. Laporan warga menyebutkan ibu dan anak balitanya sering terlihat di jalanan dalam kondisi yang memprihatinkan, seperti kehujanan.

“Menginformasikan min, ibu-ibu yang suka bawa anak sudah on the way lagi membawa anaknya, padahal kemarin sore mereka hujan-hujanan, mana anaknya tidak ditutupin jas hujan… kasihan sekali melihatnya. Apakah tidak ada tindakan dari Dinsos maupun RT RW nya setempat yang mereka tinggali? Akun saya disamarkan saja,” bunyi laporan netizen di akum media sosial Merapi Uncover.

Tim Satpol PP DIY dan Dinsos DIY langsung turun melakukan pengecekan. Pada Jumat (21/11) sekitar pukul 15.30 WIB, ibu tersebut ditemukan di depan Bank BSI, Jalan Affandi (Gejayan). Meski sempat menolak saat proses mediasi, pendekatan lanjutan membuatnya bersedia kembali ke tempat kosnya di Kotagede sebelum akhirnya dibawa ke Camp Assessment untuk penanganan lebih lanjut.

Endang menegaskan bahwa setelah assessment selesai, ibu tersebut memilih pulang ke rumah orang tuanya di Blora. “Yang bersangkutan sudah kembali ke rumah orang tuanya di Blora,” tegas Endang.

Dinsos DIY kemudian memfasilitasi proses kepulangan dan berkoordinasi dengan Dinsos Jawa Tengah untuk memastikan pendampingan lanjutan. “Dinas Sosial DIY sudah berkoordinasi dengan Dinsos Jateng untuk adanya pendampingan sosial kepada yang bersangkutan. Dinas Sosial Jateng telah melakukan pendampingan langsung ke rumah yang bersangkutan di Blora,” tutup Endang.(prg,wur)