Peringatan HGN dan HUT ke-80 PGRI DIY Digelar di Sleman, Bupati Harda Ajak Guru Perkuat Mutu Pendidikan

Sleman, suarapasar.com – Puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun ke-80 PGRI DIY berlangsung pada Rabu (12/10) di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman. Acara tersebut dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, Ketua PGRI DIY Didik Wardaya, serta jajaran pengurus.

Mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”, Bupati Harda menyampaikan dukungan penuh dan mendorong ajang peringatan ini menjadi pemacu bagi peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Ia mengajak seluruh guru untuk terus berupaya membentuk generasi penerus bangsa yang unggul dan berkarakter.

“Mari tingkatkan upaya kita dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, berkarakter, berdaya saing, bermoral dan berakhlak mulia, mampu menghadapi tantangan global dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi,” jelas Harda seperti dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan itu Harda juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian para guru, menyebut bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar tetapi juga teladan moral bagi anak didik.

“Saya ndherek titip masa depan Sleman, masa depan DIY, kepada Bapak-Ibu Guru sekalian. Saudara adalah tonggak utama dalam mendidik anak-anak calon pemimpin bangsa yang akan membangun DIY bahkan Indonesia di masa mendatang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI DIY Didik Wardaya menyampaikan, PGRI DIY berkomitmen memperkuat profesionalitas guru, memperluas kolaborasi, dan meneguhkan peran strategis pendidikan bagi kemajuan bangsa.

Didik menambahkan, PGRI DIY telah melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan peringatan HGN dan HUT PGRI. Kegiatan yang telah dilaksanakan di antaranya, workshop perempuan PGRI, Lomba Anugerah Guru Prima, Training of Trainers Robotik SLCC, Gelar Karya guru, hingga Seminar Internasional bersama Universitas PGRI Yogyakarta dan mitra dari Malaysia.

“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan ikhtiar bersama PGRI DIY untuk memperkuat kompetensi, profesionalitas, dan solidaritas guru dalam memajukan pendidikan Yogyakarta,”papar Didik.(prg,wur)