Yogyakarta, suarapasar.com : Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025, Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Seminar HGN bertajuk “Merawat Semesta dengan Cinta”, di Auditorium IKIP PGRI Yogyakarta Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 500 guru dan tenaga kependidikan madrasah se-DIY.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Sidik Pramono dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Hari Guru Nasional harus menjadi pengingat atas peran penting seorang pendidik dalam mencerdaskan bangsa serta membangun generasi berkarakter.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah berbagi wawasan dan penguatan kompetensi guru, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi para pendidik untuk terus menumbuhkan nilai cinta dan semangat pengabdian dalam dunia pendidikan,” katanya.
Rr. Sri Sukarni Katamwatiningsih, M.Pd. dari BDK Semarang, memaparkan materi berjudul “Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Asesmen Madrasah”. Ia menekankan bahwa pembelajaran modern harus mengutamakan pengalaman belajar yang bermakna serta asesmen yang menyeluruh.
“Pendidik perlu menyiapkan desain pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta memaknai proses belajar sebagai perjalanan yang menghidupkan nilai kemanusiaan,” jelasnya.
Sementara itu, Nurelah dari Tim Pengembang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Kemenag RI, menyampaikan materi “Kurikulum Berbasis Cinta dalam Implementasi Pembelajaran”. Ia menjelaskan bahwa konsep pendidikan berbasis cinta merupakan pendekatan yang menempatkan kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap keberagaman peserta didik sebagai landasan utama dalam pembelajaran.
“Guru harus mampu menciptakan lingkungan yang aman, suportif, dan penuh empati sehingga siswa berkembang secara utuh—baik kognitif, emosional, maupun spiritual,” terangnya. (wds/drw)