DIY Raih Penghargaan Tertinggi sebagai Pembina Kabupaten/Kota Sehat 2025

Jakarta (29/11/2025), suarapasar.com – Pemda DIY kembali menorehkan prestasi nasional setelah ditetapkan sebagai Terbaik I Tim Pembina Provinsi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2025. Penghargaan tersebut diberikan dalam Penganugerahan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2025 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin, menyerahkan langsung penghargaan itu kepada Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, di Auditorium Siwabessy, Kemenkes RI, Jakarta Selatan, Jumat (28/11/2025).

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat atas upaya daerah dalam mewujudkan lingkungan sehat, aman, dan berkelanjutan. DIY tercatat menunjukkan peningkatan signifikan dalam program KKS dan STBM selama dua tahun terakhir.

Wagub DIY, KGPAA Paku Alam X, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen, baik pemerintah daerah, swasta, akademisi, organisasi masyarakat, maupun warga,” ujar Paku Alam.

Wakil Gubernur menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat agar Pemda DIY terus memperkuat komitmen lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Upaya menjaga lingkungan sehat, harus dilakukan secara berkelanjutan,” tandasnya.

Sementara itu, Menkes RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa penghargaan dua tahunan ini diberikan kepada daerah yang konsisten menjalankan langkah promotif dan preventif, yang dinilai lebih efektif dibandingkan pendekatan kuratif.

“Saya mengucapkan selamat kepada daerah yang telah meraih prestasi ini. Strateginya jelas, kita harus mendidik masyarakat agar hidup sehat serta mendorong tindakan preventif agar masyarakat tetap sehat dan tidak mudah sakit,” ujar Menkes.

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami, memaparkan pada 2025 terdapat 196 kabupaten/kota yang ikut dalam penilaian. Proses verifikasi dilakukan berlapis mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat.

Pada tahun ini, Kemenkes memberikan dua penghargaan utama, yakni STBM Award dan Swasti Saba/KKS. STBM Award diberikan kepada daerah yang berhasil menerapkan lima pilar sanitasi berbasis masyarakat, sementara Swasti Saba diberikan kepada daerah yang mampu menciptakan lingkungan sehat secara menyeluruh.

Dalam ajang 2025, tujuh provinsi ditetapkan sebagai Provinsi Pembina Terbaik dan DIY berhasil meraih posisi tertinggi. Selain itu, satu kabupaten/kota meraih predikat Wistara Paripurna, tiga daerah menyabet predikat Wistara, 41 daerah meraih kategori Wiwerda, dan 101 daerah mendapatkan Padapa.

“Rangkaian penganugerahan ini bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61. Pemerintah berharap momentum ini dapat memperkuat komitmen seluruh daerah dalam menciptakan lingkungan sehat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia,” urainya. (prg,wur/wds)