Sosialisasi Bebas Denda Pajak di Malioboro, Pemprov DIY Sasar Wisatawan dan Pelaku Usaha

Yogyakarta, 1 Agustus 2025, suarapasar.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Tim Pembina Samsat DIY yang terdiri dari Ditlantas Polda DIY, Jasa Raharja Kanwil DIY, dan BPKAD DIY, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program “Bebas Denda Pajak Kendaraan Bermotor” di kawasan Malioboro. Kegiatan ini menyasar masyarakat umum secara langsung sebagai bagian dari edukasi pentingnya membayar pajak tepat waktu.

Sosialisasi berlangsung menarik dan interaktif, dikemas melalui jalan sehat dari Kantor Kepatihan menuju Malioboro. Petugas membagikan brosur dan memberikan penjelasan langsung tentang mekanisme dan syarat program bebas denda yang berlaku mulai 1 Agustus hingga 30 Oktober 2025.

Kepala Bappenda DIY menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat dan mengajak wajib pajak untuk kembali aktif memenuhi kewajiban tahunannya.
“Program ini bukan hanya bentuk relaksasi fiskal, tapi juga bentuk penghargaan kepada masyarakat yang ingin patuh pajak. Dengan bebas denda, masyarakat punya kesempatan besar untuk mengurus tunggakan pajaknya tanpa khawatir denda menumpuk,” jelasnya.

Kasubdit Regident Ditlantas Polda DIY menegaskan pentingnya keterkaitan antara kepatuhan pajak dan aspek legalitas kendaraan di jalan, serta keselamatan berkendara.
Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Kanwil DIY, Regy S Wijaya, mengingatkan bahwa pajak kendaraan mencakup iuran SWDKLLJ, yang digunakan untuk memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pengunjung Malioboro. Banyak wisatawan dan pelaku usaha yang mengaku baru mengetahui program ini dan tertarik untuk segera memanfaatkannya.

Acara turut dimeriahkan dengan pertunjukan seni jalanan, pembagian souvenir menarik, dan layanan konsultasi pajak kendaraan. Melalui pendekatan langsung di ruang publik, diharapkan partisipasi masyarakat dalam program ini meningkat signifikan.(ags,prg)