BAZNAS Kulon Progo Salurkan ZIS ke Pengayuh Becak, GTT/ PTT Hingga Kaum Dhuafa Binaan Rutan Wates

Kulon Progo, suarapasar.com : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kulon Progo memberikan santunan kepada puluhan pengayuh becak di wilayah Wates Kulon Progo.

Penyaluran dilakukan di Plengkung Rumah Dinas Bupati Kulon Progo Rabu, (12/3/2024) pagi.

Ketua Baznas Kulon Progo, Alfanuha Yushida menyampaikan pemberian santunan kepada para pengayuh becak ini merupakan salah satu bagian penyaluran Zakat Infak Sedekah (ZIS) yang berhasil dikumpulkan melalui BAZNAS Kulon Progo berasal dari para mudzaki atau pembayar zakat diantaranya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo.

Selain kepada 60 pengayuh becak, ZIS juga disalurkan kepada mereka yang pendapatannya di bawah UMK, mulai dari Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) jenjang TK sampai SMP, Guru Ngaji di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) dan Madrasah, tenaga honorer dan relawan di Pemkab Kulon Progo serta kaum dhuafa.

“Kami juga salurkan ke warga dhuafa di sekitar Pemkab Kulon Progo dan warga dhuafa binaan Rutan Kelas IIB Wates,” kata Alfanuha Yushida usai pentasarufan ZIS di Plengkung Rumah Dinas Bupati Kulon Progo, Rabu (12/3/2025).

Alfanuha menambahkan selama bulan ramadan 1446 H ini, ZIS yang disalurkan BAZNAS Kulon Progo mencapai Rp 3,59 miliar.

Selain pentasyarufan hari ini, penyaluran juga dilakukan melalui kegiatan Safari Tarawih dan di setiap kapanewon.

“Kami salurkan ke penerima manfaat sebanyak 7.500 mustahik,” imbuhnya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Semoga bantuan tersebut memberikan manfaat bagi para mustahik dan pahala bagi para mudzaki,” pungkas Alfanuha.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan mengatakan program pentasyarufan ZIS dari Baznas merupakan bentuk solidaritas sosial, momentum kepedulian untuk membantu saudara.

“Kegiatan seperti ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama. Untuk itu saya mengajak semua pihak semua lapisan masyarakat untuk bersemangat, berlomba-lomba membayar ZIS melalui BAZNAS karena penyalurannya benar-benar tepat,” jelas Agung.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyerahkan bantuan ZIS kepada pengayuh becak

Agung juga menilai penyaluran ZIS kepada para pengayuh becak sangat tepat karena mereka sebagai tulang punggung keluarganya, hidupnya serba terbatas seiring terus berkurangnya pengguna jasa becak kayuh.

“Kalau kita melihat mereka tentu sangat trenyuh, semoga bantuan ini membantu mereka sebagai tulang punggung keluarga dalam membahagiakan keluarganya,” katanya.

Salah satu mustahik atau penerima manfaat, Bejo Utomo pengemudi becak bersyukur dengan adanya bantuan dari BAZNAS.

“Senang Alhamdulillah bersyukur untuk mencukupi kebutuhan. Selama ini narik becak kan tidak pasti pendapatannya, kadang sehari dapat penumpang kadang tidak dapat juga, semakin sepi sekarang. Yang mau naik becak semakin sedikit,” tuturnya. (Wds/drw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *