Kulon Progo, suarapasar.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan total nilai mencapai Rp3.558.800.000 pada tahun ini.
Penyaluran tersebut menyasar 8.149 mustahik di berbagai wilayah Kulon Progo dan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, di depan Rumah Dinas Bupati, Rabu (4/3/2026).
Ketua Baznas Kulon Progo, Alfanuha, menjelaskan bahwa distribusi dana ZIS dibagi dalam sejumlah program unggulan daerah, yakni Kulon Progo Peduli, Kulon Progo Taqwa, dan Kulon Progo Makmur. Selain itu, Baznas Kulon Progo juga berkolaborasi dengan Baznas RI melalui program Z-Auto dan Z-Iftar.
“Dari target 5.000 layanan servis motor secara nasional, Kulon Progo mendapatkan jatah 100 titik. Sebanyak 70 dialokasikan di lokasi acara hari ini, sementara 30 lainnya diserahkan kepada 15 mekanik binaan untuk menjangkau mustahik di sekitar bengkel mereka,” ujar Alfanuha.
Program Z-Iftar turut digelar di Kapanewon Wates dan rencananya akan didirikan Posko Mudik di wilayah Sentolo menjelang akhir Ramadan. Pada kegiatan kali ini, perhatian khusus diberikan kepada 75 pengayuh becak yang masing-masing menerima santunan Rp200.000.
“Tukang becak menjadi salah satu profesi yang menurut kami sangat perlu dibantu saat ini. Selain uang tunai, kami juga menyediakan layanan servis gratis bagi 70 unit kendaraan, mulai dari ganti oli hingga perbaikan ringan seperti rantai,” tambahnya.
Alfanuha menyebut terdapat kenaikan tipis pada nilai penyaluran dibandingkan tahun sebelumnya dan berharap peningkatan tersebut sejalan dengan dampak manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Baznas Kulon Progo merencanakan penyaluran dana sebesar Rp3,558 miliar selama bulan Ramadan tahun ini. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang berada di angka Rp3,557 miliar.”terang Alfanuha.
Ia juga menegaskan komitmen Baznas dalam menjaga amanah para muzaki. “Kami tetap menjaga zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki agar disalurkan sesuai dengan prinsip Tiga Aman: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI,” tegasnya.
Sementara Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas kinerja Baznas. Ia menilai kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama di tengah bulan suci.
“Zakat adalah hak bagi mereka yang membutuhkan. Kami berterima kasih karena jumlah penyaluran tahun ini meningkat. Semoga yang menerima mendapatkan manfaat yang nyata,” ungkap Ambar.
Ia menambahkan bahwa berzakat merupakan perbuatan mulia yang dicintai Allah SWT dan patut terus digalakkan, terlebih di bulan suci Ramadan.
Salah satu penerima manfaat, Suratijo, pengayuh becak asal Pengasih, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Ya senang, untuk mengurangi beban orang yang tidak punya. Cari sekarang sukar,” tuturnya.
Ia berencana menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari dan menyambut Lebaran bersama cucunya.
“Untuk nanti kalau cucu datang bisa kasih sedikit, terus untuk kebutuhan Lebaran. Saya sudah tidak punya istri, jadi untuk masak, untuk makan, dan sebagainya,” katanya.(prg,wur)








