PANRB Dorong Akselerasi Zona Integritas di Kemenko Kumham Imipas

Jakarta, suarapasar.com — Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) terus didorong sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi. Upaya ini dilakukan melalui penetapan unit-unit pelayanan strategis sebagai pilot project guna membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan bahwa pencanangan ZI merupakan langkah awal yang penting untuk menanamkan budaya kerja berintegritas di lingkungan Kemenko Kumham Imipas. Hal tersebut disampaikannya pada acara Pencanangan Pembangunan ZI, Penandatanganan Pakta Integritas, dan Perjanjian Kerja Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (28/1/2026). Yusril menegaskan bahwa seluruh jajaran kementerian diharapkan menjadi teladan dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sejalan dengan itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyatakan dukungannya terhadap pembangunan ZI di Kemenko Kumham Imipas. Menurutnya, Zona Integritas tidak boleh berhenti pada aspek seremonial, melainkan harus menjadi pijakan nyata dalam mewujudkan birokrasi yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pemberantasan korupsi dan kebocoran anggaran dalam arah kebijakan reformasi birokrasi.

Rini menjelaskan bahwa Zona Integritas telah ditetapkan sebagai agenda utama dalam Peta Jalan Reformasi Birokrasi Nasional 2025–2029 dengan fokus pada penguatan integritas, kinerja, dan kualitas pelayanan publik. Untuk memastikan dampak yang berkelanjutan, pemerintah menetapkan lima langkah strategis, yakni transformasi budaya kerja, penguatan unit internal sebagai role model, pengawasan dan pencegahan dini, digitalisasi lintas sektor, serta kolaborasi berkelanjutan antarkementerian dan lembaga.

Melalui langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap pembangunan Zona Integritas mampu memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Rini menegaskan bahwa keberhasilan ZI sangat ditentukan oleh komitmen bersama, keteladanan pimpinan, serta konsistensi seluruh aparatur sipil negara dalam menerapkan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.(prg,wur)