Kankemenag Kulon Progo Perkuat Tata Kelola Layanan Lewat Pelatihan Aplikasi Srikandi

Kulon Progo, suarapasar.com — Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo terus melakukan penguatan tata kelola layanan, khususnya dalam pengelolaan persuratan dan naskah dinas. Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan pelatihan aplikasi Srikandi yang digelar di Aula PLHUT Kankemenag Kulon Progo, Kamis (29/1/2026) pagi.

Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa tata kelola layanan pemerintah selalu mengalami transformasi seiring perkembangan zaman. Salah satu bentuk transformasi tersebut diwujudkan melalui pengelolaan persuratan secara mandiri berbasis digital sejak tahun 2026 untuk mendukung kemudahan layanan, dokumentasi, dan kearsipan.

“Perjalanan tata kelola layanan selalu bertansformasi. Salahs atunya terkait tata persuratan atau naskah dinas. Sejak tahun 2026 kita telah melakukan pengelolaan secara mandiri untuk mempermudah layanan, dokumentasi, dan kearsipan agar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan tata kelola yang baik turut mengantarkan Kankemenag Kulon Progo meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Pelayanan Publik Terbaik pada tahun 2024. Penggunaan aplikasi Srikandi sendiri mulai berjalan di tingkat Kanwil Kemenag DIY pada tahun tersebut, kemudian berprogres secara hibrid pada 2025 hingga akhirnya ditargetkan digunakan penuh secara bertahap mulai 2026.

“Dengan komitmen bersama, mulai tahun ini kita akan menggunakan Srikandi secara penuh. Tentu dengan cara bertahab dan berkesinambungan. Sehingga nantinya diharapkan penggunaan Srikandi ini nantinya bisa menyeluruh sampai KUA dan madrasah. Namun demikian tentu juga perlu komitmen bersama untuk melakukan mitigasi terhadap program yang lain. Karena kita juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan sepanjang waktu atau long time service (LTS),” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo, Sri Agung Pangarsa, S.STP., M.M., menyampaikan kesiapan pihaknya untuk terus bersinergi. Ia menyebut Pemkab Kulon Progo juga menginternalisasi tata kelola persuratan antara aplikasi Srikandi dan Suratku guna memastikan layanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Selanjutnya pelatihan aplikasi Srikandi dipandu oleh Arsiparis Ahli Muda, Eko Budi Antoro, S.Pd., M.Pd. bersama tim. Acara pelatihan diikuti oleh Kasubbag TU, Kasi/Penyelenggara, serta admin dan user masing-masing unit kerja Kankemenag Kulon Progo.(prg,wur)
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat