Aksi Kurvei Pasar Bendungan Bikin Pasar Bersih, Pedagang Ikut Kecipratan Rezeki

Kulon Progo, suarapasar.com – Pasar Bendungan tampak lebih bersih dan nyaman pasca-libur Lebaran setelah digelar aksi kebersihan massal bertajuk “Kulon Progo ASRI”, Jumat (27/3/2026). Ratusan personel gabungan dari ASN, TNI/Polri, hingga masyarakat terlibat membersihkan seluruh area pasar sekaligus mendorong perputaran ekonomi dengan berbelanja di lapak pedagang.

Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, menegaskan pentingnya kebersihan pasar sebagai daya tarik utama bagi masyarakat untuk kembali berbelanja di pasar tradisional. Ia juga mengajak ASN untuk berperan aktif mendukung ekonomi lokal.

“Kami mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kulon Progo untuk ‘melarisi’ atau berbelanja di pasar rakyat. Selain menjaga kebersihan, kita harus peduli pada perputaran ekonomi lokal agar pasar tidak sepi,” ujar Ambar.

Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program nasional Indonesia ASRI yang bertujuan menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman. Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan pasar adalah tanggung jawab bersama.

“Jangan jadikan ini beban. Jika pasar bersih, sehat, dan aman, masyarakat akan merasa nyaman dan tidak ragu untuk datang. Ini bukan hanya tugas pedagang, tapi tanggung jawab kita semua untuk memberi contoh kepada generasi muda agar tidak membuang sampah sembarangan,” tegas Dandim.

Kepala DLH Kulon Progo, Duana Heru Supriyanta, menjelaskan bahwa pengelolaan sampah kini dilakukan dengan pendekatan baru, yakni dimulai dari sumbernya melalui pemilahan dan pengolahan.

• Sampah Organik: Ditimbun untuk dijadikan kompos.
• Sampah Bernilai Ekonomis: Dipilah untuk dijual kembali (plastik dan kertas).
• Residu: Hanya sampah yang benar-benar tidak bisa diolah yang dibawa ke TPA.

“Target kami di bulan April akan merata ke wilayah Utara, Tengah, dan Selatan. Tidak hanya pasar dan tempat wisata, tapi juga kawasan perkantoran dan fasilitas publik lainnya akan kita sasar secara konsisten setiap hari jumat,” jelas Duana.

DLH juga memastikan pengawasan tetap dilakukan di titik-titik keramaian seperti rest area dan SPBU guna mencegah penumpukan sampah pasca-mudik.

Dampak positif kegiatan ini langsung dirasakan pedagang. Salah satunya Ngadiyono yang mengaku senang dengan kondisi pasar yang lebih bersih dan rapi.

“Mantap! Alhamdulillah pasar jadi lebih bersih dan rapi. Kalau lingkungannya nyaman begini, insya Allah rezeki juga makin lancar karena pembeli senang datang,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan aksi gotong royong membersihkan seluruh area pasar oleh ratusan personel dan masyarakat sekitar.(prg,wur)